Konsep self-esteem serta implikasinya pada siswa

Refnadi Refnadi(1*),

(1) Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)
(*) Corresponding Author




Abstract

The process of achievement is an important part in the achievement itself. Achievement should be the result of honest hard work. In fact, to get the achievement, there are still many done with the road that is not good. One reason is the low self-esteem than students have. This text will describe the concept of self-esteem and the importance of students having a high self-esteem.


Keywords

self-esteem

References

Adila, M. D. (2010). Hubungan self esteem dengan optimisme meraih kesuksesan karir pada mahasiswa fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Al-Mighwar, M. (2006). Psikologi remaja petunjuk bagi guru dan orang tua. Bandung: Pustaka Setia.

Baswedan, A. R. (2014). Gawat darurat pendidikan di Indonesia. Paper presented at the The Emergency of Indonesian Education]. A paper delivered at the meeting between Ministry and Head of Education Offices Indonesia-wide in Jakarta, on December.

Besar, P. P. G., & Somad, H. A. (2012). PENDIDIKAN KEIMANAN UNTUK MENCAPAI MANUSIASEUTUHNYA.

Branden, N. (1992). The power of self-esteem. Florida: Health Communications: Inc.

Burns, R. (1993). Konsep Diri: Teori, pengukuran, perkembangan dan perilaku. Jakarta: Arcan.

Dahlan, D., Refnadi, R., & Zufriani, Z. (2017). Pengintegrasian Motif Ibadah Pendidik Sebagai Upaya Optimalisasi Pencapaian Tujuan Pendidikan. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 5(3), 115-122.

Engko, C. (2006). Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja individual dengan self esteem dan self efficacy sebagai variabel intervening. Simposium Nasional Akuntansi, 9, 23-26.

Fitri, E., Ifdil, I., & Neviyarni, S. (2016). Efektivitas layanan informasi dengan menggunakan metode blended learning untuk meningkatkan motivasi belajar. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling, 2(2), 84-92.

Guindon, M. H. (2009). Self-esteem across the lifespan: Issues and interventions: Taylor & Francis.

Irawati, N., & Hajat, N. (2012). Hubungan antara harga diri (self esteem) dengan prestasi belajar pada siswa SMKN 48 di Jakarta Timur. Econosains Jurnal Online Ekonomi dan Pendidikan, 10(2), 193-210.

Kartadinata, S. (2009). Terapi dan Pemulihan Pendidikan. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Kurniasari, A. (2015). Kekerasan Versus Disiplin dalam Pengasuhan Anak. Sosio Informa.

Lawrence, D. (2006). Enhancing self-esteem in the classroom: Pine Forge Press.

Lutan, R. (2003). Self Esteem: Landasan Kepribadian. Jakarta: Bagian Proyek Peningkatan Mutu Organisasi dan Tenaga Keolahragaan Dirjen Olahraga Depdiknas.

Marjohan. (1997). An investigation of factors that influence decision making and their relationship to self-esteem and locus of control among Minangkabau students. Disertasi, University of Tasmania, Australia.

Nikmarijal, N. (2014). Urgensi Peranan Keluarga bagi Perkembangan Self-esteem Remaja. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 2(2), 19-24.

Nirmalasari, L., & Masusan, K. (2014). Self Esteem, Gender Dan Prestasi Kerja (Study Pada Penyiar Radio Di Kota Bandung): Bandung: STIESTEMBI.

Owens, T. J., Stryker, S., & Goodman, N. (2006). Extending self-esteem theory and research: Sociological and psychological currents: Cambridge University Press.

Pasaribu, A. C. R. (2011). Hubungan antara Self Esteem dan Adversity Intelligence (Suatu Studi Pada Mahasiswa Universitas Hkbp Nommensen Medan). Jurnal Visi, 19(1), 399-416.

Rohmah, F. A. (2012). Pengaruh pelatihan harga diri terhadap penyesuaian diri pada remaja. HUMANITAS (Jurnal Psikologi Indonesia), 1(1), 53-63.

Sandha, T., Hartati, S., & Fauziah, N. (2012). Hubungan antara self esteem dengan penyesuaian diri pada siswa tahun pertama SMA Krista Mitra Semarang. Empati: Jurnal Karya Ilmiah S1 Undip, 47-82.

Sri Mendari, A. (2013). Aplikasi teori hierarki kebutuhan Maslow dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Widya warta, 34(01).

Sujana, Y., & Wulan, R. (1994). Hubungan antara kecenderungan pusat kendali dengan intensi menyontek. Jurnal Psikologi, 21(1994).

Vohs, K. D., & Baumeister, R. F. (2016). Handbook of self-regulation: Research, theory, and applications: Guilford Publications.

Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2006). Landasan Bimbingan & Konseling: Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia dengan PT Remaja Rosdakarya.

Zola, N., Ilyas, A., & Yusri, Y. (2017). Karakteristik Anak Bungsu. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 5(3), 109-114.


Full Text: PDF

DOI: 10.29210/120182133
10.29210/120182133

Article Metrics

Abstract View : 15 times
PDF : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Refnadi Refnadi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.