Kepercayaan diri remaja panti asuhan Aisyiyah dan implikasinya terhadap layanan Bimbingan dan Konseling

Monnalisza Monnalisza(1*), Neviyarni S(2),

(1) Universitas Negeri Padang
(2) Universitas Negeri Padang
(*) Corresponding Author




Abstract

Low self-esteem is one of the problems experienced by orphanage adolescents. This study aims to describe adolescent self-confidence in terms of aspects of self-esteem, self-competence and feelings towards others. This research included in quantitative descriptive research. The study population was foster children in the Aisyyah Orphanage in Koto Tangah Branch, Padang, totaling 45 people. The sample uses purposive sampling. The results showed the level of adolescent confidence in the Aisyiyah Orphanage was in the moderate category. It was seen from the ability to judge themselves, comfort themselves, achieve perceived success, ability to deal with problems, problem-solving abilities, and feelings of being accepted by others, who were in the medium category, and indicators of feeling respected by others in the low category.


References

A. Muri Yusuf. (2014). Metode Penelitian. Jakarta: Prenadamedia Goup

Addahri Hafidz Awlawi. (2013). Teknik Bermain Peran pada Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Self-Esteem. Konselor, 2(1).

Barbara De Angelis. (2000). Sumber Sukses dan Kemandirian. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.

Barbara De Angelis. (2003). Confidence (Percaya Diri). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Elisabeth Lasmira Utami. (2010). Hubungan antara Komunikasi Orang tua dan Anak dengan Kepercayaan Diri Remaja Awal Perempuan. Skripsi. Tidak Untuk Diterbitkan. Semarang: Fakultas Psikologi UNIKA

Enung Fatimah. (2006). Psikologi Perkembangan. Bandung: Pustaka Setia.

Enung Fatimah. (2010). Psikologi Perkembangan (Perkembangan Peserta Didik). Bandung: Pustaka Setia.

Fitri, E., Zola, N., & Ifdil, I. (2018). Profil Kepercayaan Diri Remaja serta Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 4(1), 1-5.

Ghufron, M. Nur dan Rini Risnawita S. (2010). Teori-Teori Psikologi. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Ifdil, I., Denich, A. U., & Ilyas, A. (2017). Hubungan Body Image dengan Kepercayaan Diri Remaja Putri. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 2(3), 107-113.

Iswidharmanjaya, Derry & Enterprise, Jubilee. (2014). Suatu Hari Menjadi Percaya Diri. Jakarta: Gramedia.

Izzatul Jannah. (2003). Everyday Pede Day. Surakarta: Era Al.

James, Neill. (2005). Jenis-jenis Percaya Diri. Jakarta: Alfabeta.

Lauster, P. (2002). Tes Kepribadian. Terjemahan D. H. Gulo. Jakarta: Bumi Aksara.

Mohammad Ali & Asrori. (2005). Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.

Prayitno & Erman Amti. (2004). Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Rafnadi, R. (2018). Konsep Self-Esteem serta Implikasinya pada Siswa. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia. 4(1). 16-22.

Siska, Sudardjo & Esti Hayu Purnama Ningsih. (2003). Kepercayaan Diri dan Kecemasan Komunikasi Interpersonal pada Mahasiswa. (Jurnal). Vol 2 No 2 April 2003. Hal 67-71. UGM

Santrock, Jhon, W. (2007). Remaja jilid 2. Terjemahan oleh Sherly Saragih. Jakarta: Erlangga.

Thursan Hakim. (2002). Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri. Jakarta: Puspa Swara.

Yendi, F. M., Syukur, Y., & Rafsyam, Y. (2015). Self-Esteem Dan Pelayanan Bimbingan Dan Konseling yang Dibutuhkan Siswa Kelas Akselerasi. Konselor, 4(4), 191-195.


Full Text: PDF

DOI: 10.29210/02235jpgi0005
10.29210/02235jpgi0005

Article Metrics

Abstract View : 14 times
PDF : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.