Peningkatan Hasil Belajar dan Aktivitas Siswa Kelas V Menggunakan Pendekatan Value Clarification Technique (VCT) Pada Pembelajaran PKn di SDN 24 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman

Risvanelli Risvanelli(1*),

(1) SDN 24 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman
(*) Corresponding Author




Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya pelaksanaan proses pembelajaran PKN siswa kelas V SDN 24 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan lemahnya proses pembelajaran. Di antaranya adalah siswa kurang aktif dalam proses belajar mengajar yang disebabkan karena guru cendrung menggunakan metode ceramah sehingga tidak meningkatnya daya berpikir siswa, dan kemampuan berkerja sama dengan teman. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan pendekatan VCT. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan aktivitas pembelajaran PKN melalui Model VCTdi kelas V SDN 24 Batang Anai  Kabupaten Padang Pariaman.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari dua kali pertemuan dan satu  kali pertemuan untuk tes hasil belajar siklus. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 24 Batang Anai  Kabupaten Padang Pariaman, yang berjumlah 16 orang. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat diketahui bahwa aktivitas siswa dalam mengemukakan pendapat baik kepada guru maupun temannya dari 62,50 % pada siklus I menjadi 84,38% pada siklus II, dalam menganalisis masalah sesuai dengan materi pembelajaran dari 53,13 % pada siklus I menjadi 78,13% pada siklus II dan  juga meningkatkan dalam bertanggung jawab serta bekerjasama dalam kelompoknya dari 62,50% pada siklus I menjadi 81,25 pada siklus II. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pembelajaran PKN dengan menggunakan pendekatan VCT dapat meningkatkan aktivitas siswa kelas V SDN 24 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman.


References

Adisusilo, Sutarjo. 2012. Kontruktivisme dan VCT sebagai Inovasi dalam Pendekatan Pembelajaran Afektif. Jakarta: Rajawali Pers.

Ardi, Z., Ibrahim, Y., & Said, A. (2012). Capaian Tugas Perkembangan Sosial Siswa dengan Kelompok Teman Sebaya dan Implikasinya terhadap Program Pelayanan Bimbingan dan Konseling. Konselor, 1(2).

Arikunto, Suharsimi. 2010. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Azis, Abdul. 2002. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jakarta: Universitas Terbuka.

BNSP. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Sekolah Dasar. Jakarta: Depdiknas.

Daharnis, D., & Ardi, Z. (2016). The Compatibility Student Choice of University Majoring; a Preliminary Studies. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 6(1), 101-109.

Hamalik, Oemar. 2011. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara

Pebriyenni. 2009. Pembelajaran IPS II (Kelas Tinggi). Padang: Kerjasama Dikti Depdiknas dan Jurusan PGSD FKIP Universitas Bung Hatta.

Solihatin, Etin. 2012. Strategi Pembelajaran PPKn. Jakarta: Bumi Aksara.

Sumiati, Asra. 2007. Metode Pembelajaran. Bandung: Wacana Prima.

Suyadi. 2012. Buku Panduan Guru Profesional-Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dan Penelitian Tindakan Sekolah (PTS).Yogyakarta: Andi Offset.

Winataputra, Udin. S. dkk. 2006. Materi dan Pembelajaran PKn SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

Yusrizal. 2010. Bahan Ajar Pembelajaran PKn Kelas Tinggi. Padang: Kerjasama Dikti-Depdiknas dan Prodi PGSD FKIP Universitas Bung Hatta.

Zuriah, Nurul. 2011. Pendidikan Moral & Budi Pekerti dalam Perspektif Perubahan. Jakarta: Bumi Aksara.


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.29210/02017116
10.29210/02017116

Article Metrics

Abstract View : 48 times
PDF (Bahasa Indonesia) : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Risvanelli Risvanelli

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.