Peningkatan Hasil Belajar IPA dengan Menggunakan Pendekatan Konstruktivisme Pada Siswa Kelas VI SD Negeri 21 Batang Anai

Sumarni Syahril

Abstract


Penelitian dilatarbelakangi dari kenyataan di Sekolah Dasar bahwa pembelajaran IPA lebih banyak kepada menghafal konsep. Hal ini didominasi oleh guru sebagai sumber informasi. Sehingga hasil belajar IPA siswa masih rendah. Pada pembelajaran IPA, siswa harus dapat membangun pengetahuannya untuk dapat memahami konsep IPA tersebut.  Oleh karena dilakukan penelitian tindakan kelas. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme pada siswa kelas VI.C  SD Negeri 21 Batang Anai. Penilaian yang digunakan dalam pengumpulan data adalah penilaian proses  (afektif dan psikomotor) dan penilaian hasil (kognitif). selain itu juga diamati aktivitas guru dan siswa.  Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa diadakan tes yang dianalisis dengan menggunakan tolok ukur keberhasilan kelas minimal 75%. Hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme  pada siklus I dan II mengalami peningkatan di mana nilai rata-rata pada siklus I diperoleh rata-rata 73 dan pada siklus II rata-rata 83. Hasil belajar siswa pada aspek afektif dan psikomotor juga meningkat dari siklus I ke II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI.C  SD Negeri 21 Batang Anai

Full Text:

PDF

References


Alben Ambarita. (2006). Manajemen Pembelajaran. Jakarta: Depdiknas

BSNP. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta:Depdiknas

(2004). Kurikulum Berbasis Kompetensi 2004 Standar Mata Pelajaran Sains. Jakarta: Depdiknas

Kemmis, S., dan Taggart, M.R. (1990). The Action Research Planner. Victoria: Deakin University.

Mulyasa. (2007). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Sebuah Panduan Praktis. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muslichach Asy’ari. (2006). Penerapan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat dalam Pembelajaran Sains di SD. Jakarta: Dikti

Nurhadi, dkk. (2003). Pembelajaran Kontekstual Dan Penerapannya dalam KBK. Malang: Universitas Negeri Malang.

Oemar Hamalik. (1993). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara

Paul Suparno. (1996). Filfilsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Boston:Pustaka Filsafat.

Suharsimi Arikunto,dkk. (2008). Penelitian Tindakan Kelas.Jakarta: Bumi Aksara

. (2007). Evaluasi Program Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

Sumiati dan Asra. (2007). Metode Pembelajaran. Bandung: Wacana Prima

Syaiful Sagala. (2003). Konsep dan Makna Pembelajaran untuk Membantu Memecahkan Problematika Belajar dan Mengajar. Bandung: Alfabeta

Theresia K. Brahim. (2007). Peningkatan Hasil Belajar Sains. Jurnal Pendidikan Penabur - No.09/Tahun ke-6/Desember 2007 37 Tersedia dalam (http://www.bpkpenabur.or.id/files/Hal.%2037- 49%20Peningkatan%20Hasil%20Belajar%20Sains.pdf/ , diakses pada 4 Maret 2009)

Wina Sanjaya. (2007). Strategi Pembelajaran Beroriantasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.