Perilaku menyontek dan upaya penanggulangannya

Sinta Huri Amelia(1*), Zulfriadi Tanjung(2), Ervina Riyant(3), Rize Azizi A.M(4), Maya Nova(5), Nurva Novita(6), Ranny Ranny(7),

(1) Universitas Negeri Padang
(2) Universitas Negeri Padang
(3) Universitas Negeri Padang
(4) Universitas Negeri Padang
(5) Universitas Negeri Padang
(6) Universitas Negeri Padang
(7) Universitas Negeri Padang
(*) Corresponding Author




Abstract

Menyontek adalah “melakukan ketidakjujuran atau tidak fair dalam rangka memenangkan atau meraih keuntungan”.Salah satu faktor yang menyebabkan siswa menyontek adalah ketidakpercayaan diri. Dan dampak dari perilaku menyontek dapat merusak kepercayaan diri siswa terhadap kemampuan yang ia miliki. Upaya yang dapat dilakukan konselor yaitu melakukan bimbingan kelompok dan membahas tentang perilaku menyontek tersebut.Menyontek merupakan sebuah kecurangan yang dilakukan oleh seseorang dalam mengerjakan tugas dan ujian, baik itu di sekolah, di perguruan tinggi, maupun ditempat yang lainnya dan juga merupakan suatu penipuan atau melakukan perbuatan tidak jujur.


References

Alawiyah, Hasnatul. (2011). Pengaruh Self-efficacy, Konformitas, dan Goal Orientation Terhadap Perilaku Menyontek (Cheating) Siswa Mts Al-Hidayah Bekasi. Skripsi. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Ali, Mohammad. (2012). Psikologi Remaja. Jakarta: PT.Bumi Aksara.

Aryani, Farida. (2013). Studi tentang Faktor-faktor Penyebab Perilaku Plagiat Mahasiswa UNM. Makalah disajikan dalam Forum Ilmiah dan Seminar Internasional Forum FIP-JIP Se-Indonesia, Universitas Negeri Medan, 29-31 Oktober 2013.

Bandura , A. (1997). Self-Efficacy Toward a Unifying Theory of Behavioral Change. Jurnal of Psychological Review, (Online), Vol.84.no.2, 101-215.

Barseli, M., Ifdil, I., & Nikmarijal, N. (2017). Konsep Stres Akademik Siswa. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 5(3), 143-148.

Change. Jurnal of Psychological Review, (Online), Vol.84.no.2, 101-215.

Djaali. 2011. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Efendi, M., & Hilmy, E. (2016). HUBUNGAN ANTARA CITRA DIRI DENGAN SELF-ESTEEM TERHADAP REMAJA PELAKU SELFIE YANG DIUNGGAH DI MEDIA SOSIAL PADA SISWA MADRASAH ALIYAH TAWAKKAL DENPASAR. UIN Sunan Ampel Surabaya.

Fatmawati, N., & Setiawati, D. (2018). STUDI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING TERHADAP PERILAKU MEMBOLOS SISWA DI MTs. TARBIYATUS SA’ADAH DUSUN BEJAN DESA SIWALAN KECAMATAN PANCENG KABUPATEN GRESIK. Jurnal BK UNESA, 8(1).

Friyatmi. (2011). “Faktor-faktor Penentu Perilaku Mencontek di Kalangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNP”. Jurnal Vol. VII No. 2 Th. 2011.

Hartanto, Dody. (2012). Bimbingan dan Konseling Menyontek: Mengungkap Akar Masalah dan Solusinya. Jakarta Barat: Indeks Jakarta.

Hartono & Boy Soedarmadji. 2013. Psikologi Konseling. Jakarta: Kencana.

Hurlock , E B. (1996). Psikologi Perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan(edisi kelima). Terjemahan oleh Istiwidayanti & Soedjarwo. Jakarta: Erlangga.

Jersild, Arthur T. (1965). The Psychology of Adolescence. New York: The Macmillan Company.

Kresnawati, N. (2014). Korelasi Kualitas Pembelajaran Geografi dan Hasil Belajar Terhadap Sikap Peduli Lingkungan Siswa Kelas XII IPS SMAN 1 Ponorogo. Jurnal Pendidikan Humaniora, 1(3), 298–303.

Latifah, A. N. (2014). Pengaruh Efikasi Diri dan Lingkungan Sekolah Terhadap Kecurangan Akademik pada Tes Tertulis Akuntansi Siswa Kelas XI Kompetensi Keahlian Akuntansi SMK se-Kabupaten Kulon Progo Tahun Ajaran 2013/2014. Fakultas Ekonomi UNY.

Mahmudi, W. L. (2014). Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa Pada Siswa Kelas XII Madrasah Aliyah Infarul Ghoy Semarang Tahun 2013/2014. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Martiana, Septi. (2013). “Budaya Menyontek”. (Online). http://septimartiana.blogspot.com/2013/11/makalah- budaya-menyontek. html diakses 10 Mei 2018).

Marwan, D. (2013). Hubungan Percaya Diri Siswa dengan Hasil Belajar Geografi Kelas XI IPS di SMA N 1 Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Pendidikan Geografi, 1(1).

Olivia, F. (2013). Tools For Study Skills Teknik Ujian Efektif. Elex Media Komputindo.

Pradana, O. A., Lestari, S., & Psi, S. (2016). Dinamika Psikologis Perilaku Kecurangan Akademis Pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Prayitno, Elida. (2006). Psikologi Perkembangan Remaja. Padang: Angkasa Raya

Sari, Intan dkk. (2013). “Locus of Control dan Perilaku Menyontek Serta Implikasinya Terhadap Bimbingan dan Konseling (Studi pada Siswa Sekolah Menengah Atas Padang Ganting)”. Jurnal Ilmiah Konseling Volume 2, Nomor 1, Januari 2013.

Sarwono, Sarlito W. (2012).Pengantar Psikologi Umum. Jakarta: Rajawali Pers.

Santrock, W. John. (2007). Remaja(edisi kesebelas). Jakarta: Erlangga.

Selytania, L. (2007). Hubungan antara Kepercayaan Diri Dengan Kece-masan Menghadapi Ujian Nasional pada Siswa Kelas III SMU. Naskah Publikasi. Tidak Diterbitkan. Universitas Islam Indonesia.

Surya, H. (2007). Percaya Diri Itu Penting. Elex Media Komputindo.

Setyani, Uni. 2007). Hubungan Antara Konsep Diri dengan Intensi Menyontek pada Siswa SMA Negeri 2 Semarang. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro.

Wisesa, A. (2011). Integritas moral dalam konteks pengambilan keputusan etis. Journal of Technology Management, 10(1).

Wulandari, D. T. (2015). Hubungan Antara Persepsi Terhadap Lingkungan Sekolah Dengan Motivasi Belajar. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Zola, N., Fadli, R. P., & Ifdil, I. (2018). Chromotherapy to reducing stress.


Full Text: PDF

Article Metrics

Abstract View : 4 times
PDF : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.