Evaluasi implementasi periode "lame duck" di Indonesia sejak kemerdekaan republik indonesia tahun 1945 hingga saat ini

Mahruzar Hasibuan(1), Irwansyah Irwansyah(2),
(1) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan  Indonesia
(2) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara  Indonesia

Corresponding Author
Copyright (c) 2023 Mahruzar Hasibuan, Irwansyah Irwansyah

DOI : https://doi.org/10.29210/1202322854

Full Text:    Language : en

Abstract


Di Indonesia, periode Lame Duck masih menuai banyak kritik karena dinilai sebagai hal yang tidak demokratis dan merugikan rakyat. Oleih karena itu, beberapa pihak telah mengusulkan untuk mengubah undang-undang pemilihan presiden dan wakil presiden agar periode transisi menjadi lebih singkat dan efektif. Dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana analisis terhadap priode Lame Duck yang masih diterapkan di Indonesia. Metode penelitian yang penulis terapkan merupakan penelitian yuiridis normаtif atau peineilitiаn hukum secara kepustakaan, yaitu dengan cаrа melakukan penelitian terhadap bаhаn pustaka ataupun dаtа sekunder kesimpulannya, periode Lame Duck yang masih diterapkan di Indonesia telah menjadi kontroversial dan menuai kritik dari berbagai pihak karena dianggap tidak demokratis dan merugikan rakyat. Namun, terdapat juga argumen yang menyatakan bahwa periode ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan reformasi dan memperbaiki kebijakan yang kurang efektif. Oleh karena itu, diperlukan diskusi yang lebih lanjut mengenai kebijakan yang tepat untuk mengatasi periode Lame Duck agar tidak merugikan rakyat dan tetap memperbaiki kualitas pemerintahan).

Keywords


educatio, law, uinsu, hukum

References


Ade Supriatna. (2019). Apakah Lame Duck Session Diperlukan dalam Sistem Pemerintahan Kita? https://www.printfriendly.com/p/g/EzDDuT

Ade Supriatna. (2019). Apakah Lame Duck Session Diperlukan dalam Sistem Pemerintahan Kita? https://www.printfriendly.com/p/g/EzDDuT

Copeland Nagle, J., & Matthews, J. N. (2012). Lame Duck Logic. In Davis Law Review (Vol. 45). http://ssrn.com/abstract=1950584http://www.ssrn.com/link/notre-dame-legal-studies.htmlhttp://ssrn.com/abstract=1950584Electroniccopyavailableat:https://ssrn.com/abstract=1950584Electroniccopyavailableat:https://ssrn.com/abstract=1950584

Fitria Asril. (2019). RUU Kontroversi pada masa transisi. https://www.researchgate.net/profile/Fitra-Arsil/publication/336114723_RUU_Kontroversi_Pada_Masa_Transisi-Republika_18_sept_2019-Fitra_Arsil/links/5d8ee31f458515202b6f3e6c/RUU-Kontroversi-Pada-Masa-Transisi-Republika-18-sept-2019-Fitra-Arsil.pdf

Hernimawati, H., Asyar, Y., Faridhi, A., Yandra|, A., Kunci, K., Demokrasi, :, Partisipasi, D., Halaman, |, & Yandra, A. (2019). prinsip prinsip berdemokrasi bagi penyandang disabilitas tuna grahita pada pemilihan umum 2019 diprovinsi riau. Nahkoda Ilmu Pemerintahan. https://doi.org/10.35967/jipn

Heru Nugroho. (n.d.). Gelombang Demokrasi Dunia Gerakan Sosial dan Perubahan Politik. Retrieved July 14, 2023,

Jameis Wallneir dan Pauil Winfreie. (2016). the implication of regular lame duck sessions in congress forrepresentative government. Www.Heiritagei.Org/Political. https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=228420

kemenkum HAM. (2021). peran partai politik dalam menyelenggarakan pemilul yang aspiratif dan demokratis. http://ppid.kemenkumham.go.id/

kenemhut RI. (2014). Persuran mentri kehutanan republik indonesia. https://ksdae.menlhk.go.id/assets/news/peraturan/P.8_1.pdf

Zainor Ridho. (2014). implikasi politik terhadap pemilihan presiden dan wakil presiden pasca putus UU no. 42 tahun 2008 oleh ,ahkamah konstitusi. https://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/ahkm/article/view/1483/1248

Marulak Paradede, & Jakarta, C. (2014). Implikasi Sistem Pemilihan Umum Indonesia (Vol. 3, Issue 1). http://news.detik.com/

Nurhadi, W. (2020). Gelombang demokratisasi ketiga. https://www.researchgate.net/publication/343360577

Nuryadin, N. (2022). Urgensi Pengaturan Lame Duck Session (Sesi Bebek Lumpuh) dalam Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-i, 9(6), 1797–1814. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v9i6.26798

presiden republik indonesia. (2017). UU No.7 Tahun 2017.

Prof. Dr. Soerjono Soekanto, S. H. , M. A. , S. M. S. H. , M. L. L. (2015). Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat (17th ed.). https://opac.perpusnas.go.id/DetailOpac.aspx?id=1174906

Richard S. Beith dan Jeissica Tolleistruip, B. R. S. J. T. (2014). Lame Duck Sessions of Congress. Tuiuiruiguiay.Com. https://www.senate.gov/legislative/LameDuckSessions.htm

Samuel Huntington. (2021). Thesis Samuel Huntington Clash of Civilization Salah. LEMHANNAS RI. https://www.lemhannas.go.id/index.php/publikasi/press-release/1279-thesis-samuel-huntington-clash-of-civilization-salah

Sekertariat Jendral Bawaslu RI. (2015). Sistem Kepartaian, Sistem Pemilu, dan Sistem Presidensiil.

Subiyanto, A. E. (2020). Pemilihan Umum Serentak yang Berintegritas sebagai Pembaruan Demokrasi Indonesia. Jurnal Konstitusi, 17(2), 355. https://doi.org/10.31078/jk1726.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Mahruzar Hasibuan, Irwansyah Irwansyah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.