Implementasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kristiani (PKBN2K) dalam pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas
-
Published: July 30, 2023
-
Page: 537-543
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi PKBN2K dalam pembelajaran sejarah, dan melihat bagaimana respon peserta didik SMA BPK Penabur Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan datanya melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk keabsahan data menggunakan teknik triangulasi, dan teknik analisis datanya menggunakan model analisis data model interaktif yang dikembangkan oleh Miles, Huberman, dan Saldana dengan tahapan antara lain kondensasi data, kajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi PKBN2K dalam pembelajaran sejarah di SMA BPK Penabur Bogor dapat dilakukan dalam dua tahapan utama yaitu: 1) guru sejarah sudah merencanakan indikator nilai PKBN2K terpilih yang akan diintegrasikan dalam proses pembelajaran sejarah; 2) guru sejarah mengimplementasikan materi sisipan yang sudah direncanakan ke dalam proses pembelajaran sejarah melalui dua cara yaitu secara eksplisit dan implisit.3) Hasil evaluasi menunjukkan bahwa PKBN2K menjadi suatu pedoman yang jelas dalam mengarahkan karakter peserta didik, dan hal itu terbukti dari sikap peserta didik selama pembelajaran sejarah berlangsung. 4) Hasil supervisi menunjukkan bahwa guru sejarah sudah mampu mengintegrasikan nilai-nilai PKBN2K ke dalam proses pembelajaran sejarah dengan baik dan tepat.Keywords
- Pendidikan Karakter
- Nilai-nilai kristiani
- Pembelajaran Sejarah
- Penabur Bogor
References
- Ahyani, N. (2019). Pengembangan model pembelajaran holistik untuk peningkatan karakter dalam pembelajaran sejarah SMA. UNS (Sebelas Maret University).
- Al Fajri Bahri, S. P., Siregar, S. K., Par, A. M., Nur, R., Al-Adawiyah, R., Putra, E., Yuliana, S. P., Lidan, A., Ma’ruf, R., & Rahman, M. Y. (2022). Evaluasi Program Pendidikan. umsu press.
- Anwar, M. (2015). Filsafat Pendidikan. Kencana.
- Beyer, L. E. (1997). William Heard Kilpatrick (1871–1965). Springer.
- Chessman, G. W. (1965). Governor Theodore Roosevelt: The Albany Apprenticeship, 1898-1900. Harvard University Press.
- Creswell, J. W. (2012). Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research (Forth Edit). Boston, Columbus, Indianapolis, New York, San Francisco, Upper Saddle River, Amsterdam, Cape Town, Dubai, London, Madrid, Milan, Munich, Paris, Montreal, Toronto, Delhi, Mexico City, São Paulo, Sydney, Hong Kong, Seoul, Singapore, Taipei, Tokyo: Pearson.
- Elis Ratna Wulan, E., & Rusdiana, A. (2015). Evaluasi pembelajaran. Pustaka Setia.
- Gunarsa, S. D. (1991). Psikologi praktis: anak, remaja, dan keluarga. BPK Gunung Mulia.
- Lickona, T. (2019). Pendidikan karakter: Panduan lengkap mendidik siswa menjadi pintar & baik. Nusamedia.
- Malla, H. A. B. (2017). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikultural Humanistik dalam Membentuk Budaya Toleransi Peserta Didik Di SMA Negeri Model Madani Palu, Sulawesi Tengah. Inferensi, 11(1), 163.
- McLaren, D. (2017). Funding basic education. Basic Education Handbook–Education Rights in South Africa, 36–73.
- Merriam, S. B. (1998). Qualitative Research and Case Study Applications in Education. Revised and Expanded from “Case Study Research in Education.” San Francisco: Jossey-Bass Publishers.
- Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis. London and New Delhi: SAGE Publication.
- Myers, R. E. (2009). Requiring a Jury Vote of Censure to Convict. NCL Rev., 88, 137.
- Pamungkas, O. Y., Muslifah, F. K., & Istiqomah, U. (2023). Relevansi Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Hilanglah Si Anak Hilang Karya Nasjah Djamin dengan Silabus SMA. Kawruh: Journal of Language Education, Literature, and Local Culture, 5(1), 10–21.
- Payne, P. G. (2015). Critical Curriculum Theory and Slow Ecopedagogical Activism. Australian Journal of Environmental Education, 31(2), 165–193. https://doi.org/10.1017/aee.2015.32
- Salam, M. (2017). Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 2(2), 329–345.
- Sidiq, R., & Lukitoyo, P. S. (2019). Strategi Belajar Mengajar Sejarah: Menjadi Guru Sukses. Yayasan Kita Menulis.
- Sidjabat, B. S. (2019). Penguatan guru PAK untuk pendidikan karakter: Melihat kontribusi seri selamat. Evangelikal.
- Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Yogyakarta: Alfabeta.
- Suriadi, S., & Mursidin, M. (2020). Teori–Teori Pengembangan Pendidik: Sebuah Tinjauan Ilmu Pendidikan Islam. Jurnal Al-Qiyam, 1(1), 51–62.
- Suryadi, A. (2022). Life Skill dalam Pembelajaran Sejarah. Klaten: Penerbit Lakeisha.
- Sya’Bani, M. A. Y. (2018). Profesi Keguruan: Menjadi Guru yang Religius dan Bermartabat. Caremedia Communication.
- Van Fossen, M., Burns, J. P., Lickona, T., & Schatz, L. (2022). Teaching virtue virtually: can the virtue of tolerance of diversity of conscience be taught online? Journal of Moral Education, 51(4), 535–553.