Abstract


Penggunaan smartphone pada era digital saat ini sudah menjadi kebiasaan karena seluruh aktivitas di masyarakat sudah terintegrasi dengan aplikasi pada smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan nomophobia mahasiswa ditinjau dari gender, akses internet per-hari, dan jumlah media sosial (sosmed) di Universitas Negeri Padang. Penelitian ini adalah penelitian komparatif pada mahasiswa Universitas Negeri Padang, yang diperoleh melalui cluster random sampling.  Sampel penelitian ini adalah 236 mahasiswa (43 laki-laki dan 193 perempuan). Teknik analisis yang digunakan adalah Welch test pada model rasch dengan bantuan WINSTEPS Version 3.73. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan nomophobia antara mahasiswa laki-laki dan perempuan, serta mahasiswa yang menggunakan media dengan jumlah banyak sangat membutuhkan akses internet yang banyak juga (> 8 jam) atau adanya hubungan positif antara akses internet perhari dengan jumlah media yang dimiliki. Temuan menunjukkan bahwa baik individu berjenis kelamin perempuan atau laki-laki memiliki akses internet dan media sosial yang banyak , sehingga hal demikian meningkatkan kecenderungan individu memiliki perilaku nomophobia.