Penerapan teknik bermain peran melalui konseling kelompok untuk melatih perilaku asertif sepuluh siswa kelas VIII SMP Kolose Kanisius Jakarta
-
Published: September 15, 2021
-
Page: 673-683
Abstract
Teknik bermain peran adalah teknik yang membantu seseorang untuk membayangkan diri mereka atau orang lain dalam situasi tertentu. Sikap asertif adalah sikap tegas adalah menuntut hak pribadi dan menyatakan pikiran, perasaan, dan keyakinan dengan cara langsung jujur dan tepat. Penelitian ini fokus pada keberanian mengungkapkan pendapat. Konseling kelompok adalah layanan konseling yang diberikan secara kelompok untuk membantu individu menyelesaikan sebuah masalah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas penerapan teknik bermain peran dalam layanan konseling kelompok untuk melatih sikap asertif sepuluh siswa SMP Kelas VIII SMP Kolose Kanisius Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan dalam BK. Subjek pada penelitian adalah 10 orang siswa SMP kelas VIII. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan triangulasi data. Analisis data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber yaitu mengecek data dari berbagai sumber yang akan dilakukan pada guru dan teman subyek di sekolah. Indikator tindakan dalam penelitian ini adalah subjek lebih aktif dengan menunjukkan sikap berani mengangkat tangan dan menjawab saat guru bertanya seputar materi, tidak ragu dan percaya diri saat berbicara atau menyampaikan pendapatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik bermain peran mampu melatih sikap asertif khususnya dalam berani mengungkapkan pendapat.
References
- Albert, R., & Emmons, M. (2017). Your Perfect Right a Guide Assertive Behavior. USA: IMPACT.
- Azis, A. R. (2015). Efektivitas pelatihan asertivitas untuk meningkatkan perilaku asertif siswa korban bullying. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 3(2), 8-14.
- Brown, R. (2009). Group Process- Second Edition. Australia: Blackwell Publishing.
- Codwood, R. 1997. And Asserts That for Companies to Survive.
- Fachrudin, M., Dewi, K. Y. F., & Setiawan, G. D. (2017). Penerapan Konseling Behavioral dengan Teknik Latihan Asertif untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas VIII A Madrasah Tsanawiyah Terpadu Mardlatillah Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017. Daiwi Widya, 4(2).
- Faradita, Rizky Mutia., Elita, Yessy., & Sinthia, Rita., (2018). Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Teknik Assertive Training Terhadap Kemampuan Asertivitas Siswa Kelas VIII 8 SMP Negeri 18 Kota Bengkulu. Vol. 1, No.2. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/j_consilia/article/view/4470/2459
- Fensterhem, H., dan Baer, J. (1995). Jangan bilang ya bila anda akan mengatakan tidak. Jakarta: Penerbit Gunung Jati.
- Hadfield, S., & Hasson, G. (2014). Bersikap Tegas dalam Segala Situasi. (Buditjahja, U. G, Ed). Jakarta: Bhuana Ilmu Populer.
- Herlina, U. (2015). Teknik role playing dalam konseling kelompok. Jurnal Pendidikan Sosial. Nomor 1/II/Juni.
- Herlina, U. (2016). Teknik Role Playing dalam Konseling Kelompok. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 2(1), 94-107.
- Hidayatullah, S. (2020). Upaya Meningkatkan Asertivitas Melalui Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Asertif Training Pada Siswa Asuh Kelas X DPIB 2 SMK Negeri 1 Sampang. Nusantara of Research: Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri, 7(2), 99-105.
- Lumongga, D. N. (2017). Konseling Kelompok. Kencana.
- Mahyuddin, M. J. (2016). Model bimbingan kelompok dengan teknik bermain peran untuk meningkatkan keterampilan sosial. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling: Jurnal Kajian Psikologi Pendidikan dan Bimbingan Konseling, 2(1), 1-11.
- Matondang, A. M., & Sartika, N. (2018). Pelaksanaan Layanan Bimbingan Kelompok Melalui Pendekatan Teknik Bermain Peran dalam Meningkatkan Komunikasi Naposo Nauli Bulung. ENLIGHTEN: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 1(1), 41-58.
- Mardani, I.R., Hardjono, dan Karyanta, N.A. (2013). Hubungan antara perilaku asertif dengan penyesuaian diri pada siswa kelas X asrama SMA MTA Surakarta. Jurnal Ilmiah Psikologi Candrawijaya. Nomor 3/II/Juli.
- Ments, M.V., (1983). The effective use of role-play: a handbook for teachers and trainers. London: Kogan Page.
- Mulyono. (2012). Strategi Pembelajaran (Menuju Efektivitas Pembelajaran di Abad Global). Malang: UIN Maliki, 2012, h.101.
- Nursalim. M. (2013). Strategi dan Intervensi Konseling. Jakarta: PT Indeks.
- Pratamawati, L., Dantes, N., & Lestari, L. P. S. (2017). Efektivitas Konseling Rasional Emotif dengan Teknik Assertive Adaptive dan Teknik Bermain Peran untuk Mengurangi Kecemasan Berbicara Di Depan Kelas Pada Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Singaraja. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 8(1).
- Rahmawati, Dwi. (2013). Penerapan Latihan Asertif Untuk Meningkatkan Keberanian Bertanya Pada Siswa di Kelas VIII-E SMP Negeri 1 Lamongan. Vol.1, No.1. https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bkunesa/article/view/1957
- Rusmana, Ferry Adi., Dahlan, Syarifuddin., & Andriyanto, E.R. (2018). Peningkatan Keberanian Siswa Berbicara Dalam Diskusi Kelas Menggunakan Konseling Kelompok Dengan TeknikAssertiveTraining.http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/ALIB/article/view/14826/10799
- Speed, B. C., Goldstein, B. L., & Goldfried, M. R. (2017). Assertiveness Training : A Forgotten Evidence-Based Treatment. Cilinical Psychology Science and Practice, 1–20.
- Sukiman. (2011). Penelitian Tindakan Kelas untuk Guru Pembimbing (Bimbingan dan Konseling). Yogyakarta: Paramitra Publishing.
- Sutopo. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS.
- Tarigan, M. (2016). Perbedaan Asertivitas Siswa SMK Nurul Amaliyah I dengan SMA Nur Azizi di Tanjung Morawa. Jurnal Diversita, 2(2)
- Utari, E. D. (2017). Efektivitas Penggunaan Teknik Bermain Peran (Role Playing) Dalam Bimbingan Pribadi Sosial untuk Meningkatkan Interaksi Sosial pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Kediri Tahun Pelajaran 2016/2017. Kediri: UN PGRI KEDIRI.
- Winkel, W.S dan M.M. Sri Hastuti. (2007). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi.