Menumbuhkan Kepercayaan Diri Siswa

Zulfriadi Tanjung(1), Sinta Amelia(2),
(1)   Indonesia
(2)   Indonesia

Corresponding Author
Copyright (c) 2018 JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)

DOI : https://doi.org/10.29210/3003205000

Full Text:    Language : 

Abstract


Peserta didik dalam arti sempit disebut sebagai pelajar. Dikatakan pelajar sebab mereka mengikuti pembelajaran dalam konteks pendidikan formal , yakni pendidikan di sekolah. Melalui pendidikan formal inilah pelajar diajarkan berbagai macam ilmu pengetahuan, seperti Ilmu Pengetahuan Alam, Sosial, Agama, Pendidikan Kewarganegaraan, dan masih banyak lagi. Diharapkan, selama mengikuti kegiatan pembelajaran, siswa mampu mengembangkan dirinya baik secara sosial, emosi, intelektual, bahasa, moral dan kepribadian ke arah positif yang diinginkan semua orang. Hal ini berbanding terbalik dengan realita saat ini masih adanya siswa yang memiliki kepribadian pemalu atau tidak berani menyampaikan pendapatnya didepan umum. kerena takut pendapatnya tidak diterima atau dicemoohkan oleh orang lain.


References


Agustiani, H. 2006. Psikologi Perkembangan. Bandung: Refika Aditama.

Andayani, B., & Afiatin, T. (1996). Konsep Diri, Harga Diri, dan Kepercayaan Diri Remaja. Jurnal Psikologi, 23(1996).

Angelis, B.D . 2000. Percaya diri sumber sukses dan kemandirian. Jakarta: Gramedia.

Anita Lie. 2004. 101 Cara Menumbuhkan Percaya Diri Anak (Usia Balita Sampai Remaja). Jakarta: Elex Media Komputindo.

Das Salirawati. 2012. Percaya Diri, Keingintahuan, dan Berjiwa Wirausaha: Tiga Karakter Penting Bagi Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Karakter, (Nomor II tahun 2). Hlm 218-219.

Inge Pudjiastuti A. 2010. Memperkuat Kepercayaan Diri Anak melalui Percakapan Referensial. Jurnal Pendidikan Penabur. No.15. Hlm. 37-49.

Jahja, Y. (2011). Psikologi perkembangan. Kencana.

Jalaluddin Rakhmat. 2000. Psikologi Komunikasi. reved. Bandung : Remaja Rosdakarya.

John M. Ortiz. 2002. Menumbuhkan anak-anak yang bahagia cerdas dan percaya diri degan musik. Jakarta: Gramedia.

Lidenfield, G. 1997. Mendidik anak agar percaya diri. Terjemahan oleh Ediati Kamil.1997.jepara:silas press.

Patmonodewo, S. (2000). Pendidikan anak prasekolah. Rineka Cipta bekerjasama dengan Departemen Pendidikan & Kebudayaan.

Peter Lauster. 1997. Test Kepribadian ( terjemahan Cecilia, G. Sumekto ). Yokyakarta. Kanisius

Peter Lauster. 2005. Tes Kepribadian. (Alih bahasa: D.H. Gulo). Jakarta: Bumi Aksara.

Thursan Hakim. 2005. Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri. Jakarta: Puspa Swara.


Article Metrics

 Abstract Views : 69 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)