Dampak Fatherless Terhadap Perkembangan Emosi Anak Usia Dini

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perubahan emosional pada anak usia dini di TK Al-Ikhlas Karangantu akibat kondisi fatherless pasca perceraian orang tua, sekaligus mengeksplorasi peran ibu dan lingkungan sekolah dalam memberikan dukungan emosional. Peneliatian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus, data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan ibu/pengasuh, observasi perilaku dan interaksi sosial anak, serta analisis dokumentasi pada dua anak usia 5-6 tahun yang mengalami fatherless. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang mengalami fatherless, anak menjadi murung, menarik diri dari lingkungan bermain, emosi yang meledak-ledak, tidak percaya diri. Peran ibu sangat penting dalam memberikan dukungan emosional intensif, disiplin konsisten, dan pembelajaran regulasi emosi guna mengurangi dampak negatif fatherless. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kondisi tanpa ayah berpengaruh signifikan terhadap perkembangan emosional dan sosial anak usia dini, namun intervensi dan dukungan keluarga serta lingkungan dapat mengurangi efek tersebut. Implikasi penelitian menyoroti kebutuhan strategi edukatif dan psikososial yang terstruktur guna mendukung kesejahteraan anak akibat dari hilangnya figur ayah akibat dari perceraian.

Keywords
  • Fatherless
  • Anak usia dini
  • Perkembangan emosional
  • Perceraian
How to Cite
Mushar, H., Sari, M., & Kurniawati, D. A. (2025). Dampak Fatherless Terhadap Perkembangan Emosi Anak Usia Dini. Southeast Asian Journal of Technology and Science, 6(1), 102–108. https://doi.org/10.29210/810633300
References
  1. Al adawiyah, R., & Priyanti, N. (2021). Pengaruh Peran Ayah Terhadap Adaptasi Sosial Pada Anak Usia Dini Di Yayasan Nurmala Hati Jakarta Timur. As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 165–178. https://doi.org/10.32678/assibyan.v6i2.9848
  2. Arbiyana, T., & Kholil, S. (2024). Dinamika Fatherless terhadap Pengembangan Diri Remaja Perempuan di MAN 2 Model Medan. Psyche 165 Journal, 287–294.
  3. Erikson, E. H. (1963). Childhood and society (Vol. 445). Norton.
  4. Fitroh, S. F. (2014). Dampak fatherless terhadap prestasi belajar anak. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 1(2), 83–91.
  5. Gross, J. J. (2013). Handbook of emotion regulation. Guilford publications.
  6. Handayani, R., Surya, E. P. A., & Syahti, M. N. (2024). Kemandirian Anak Dalam Memasuki Usia Sekolah Dasar: Pentingnya Pembentukan Karakter Sejak Dini. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling, 2(2), 352–356.
  7. Harahap, S., Karim, A. A., & Sidiq, A. M. (2024). Kemandirian: Analisis Pengaruh Pola Asuh Nenek terhadap Pembentukan Karakter Anak dari Keluarga yang Terpisah. JOECE: Journal of Early Childhood Education, 1(1), 1–16.
  8. Hetherington, E. M., & Stanley-Hagan, M. (1999). The adjustment of children with divorced parents: A risk and resiliency perspective. The Journal of Child Psychology and Psychiatry and Allied Disciplines, 40(1), 129–140.
  9. Jones, N. B., & Bowlby, J. (1970). Attachment and Loss. Vol. I. Attachment. Man, 5(3), 523. https://doi.org/10.2307/2798963
  10. Lamb, M. E. (2010). Development? Let Me Count the Ways. The Role of the Father in Child Development, 1.
  11. Nasution, U. H., & Junaidi, L. D. (2024). Metode penelitian. Serasi Media Teknologi.
  12. Novela, T. (2019). Dampak Peran Ayah Terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia Dini. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 16–29.
  13. Parmanti, P., & Purnamasari, S. E. (2015). Peran ayah dalam pengasuhan anak. Insight: Jurnal Ilmiah Psikologi, 17(2), 81–90.
  14. Rahmadhani, A., Kinantia, N., Ramadanti, S. A., Khoerunnisa, S., & Fakhruddin, A. (2024). Fatherless Generation: Mengungkap Dampak Kehilangan Peran Ayah Terhadap Psikologis Anak dalam Kaca Mata Islam. Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 7(2), 128–146.
  15. Ritonga, R. S., Nofianti, R., Arifin, D., & Patuzahra, S. (2024). Play Therapy Untuk Pengendalian Emosi Anak Usia Dini. Serasi Media Teknologi.
  16. Romadhona, A., & Kuswanto, C. W. (2024). Dampak Fatherless Terhadap Perkembangan Emosional Anak Usia Dini. As-Sibyan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 101–112.
  17. Sundari, A. R., & Herdajani, F. (2013). Dampak fatherless terhadap perkembangan psikologis anak. Prosiding Seminar Nasional Parenting, 260.