Analisis Pengenalan Gender Pada Anak Usia 5-6 Tahun

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengenalan gender pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Al-Falah. Pengenalan gender sejak dini penting untuk pembentukan identitas diri anak dan pemahaman sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan populasi 40 anak dan sampel 10 anak yang dipilih melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tiga guru, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran pengenalan gender telah diterapkan dengan baik melalui tahap persiapan, pelaksanaan, refleksi dan evaluasi. Metode pembelajaran yang digunakan bervariasi meliputi metode bercerita, bercakap-cakap, sosiodrama, dan pembiasaan dengan media gambar sebagai alat bantu utama. Dari 10 anak yang diamati, 7 anak sudah memahami konsep kesadaran diri dan dapat menyebutkan identitas gender dengan benar, 9 anak dapat mengenali gender berdasarkan perbedaan fisik, dan 8 anak menunjukkan sikap menghargai perbedaan gender. Faktor penghambat yang ditemukan meliputi bias gender dalam interaksi guru-anak, keterbatasan media pembelajaran, dan stereotip gender yang mengakar di masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengenalan gender memiliki dampak positif terhadap pembentukan identitas diri, pemahaman sosial, dan perkembangan emosional anak, dengan catatan perlunya peran aktif guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan yang inklusif dan tidak bias gender.

Keywords
  • Pengenalan gender
  • Anak usia dini
  • PAUD
  • Identitas gender
  • Media pembelajaran
How to Cite
Umah, K., Rini, R. Y., & Sari, N. (2025). Analisis Pengenalan Gender Pada Anak Usia 5-6 Tahun . Southeast Asian Journal of Technology and Science, 6(1), 109–114. https://doi.org/10.29210/810634400
References
  1. Adiningrat, N., Albina, M., Padila, W., & Tanjung, E. R. (2025). Penelitian Deskriptif Dalam Pendidikan. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(3).
  2. Amiliya, R., & Susanti, U. V. (2024). Urgensi Masa Golden Age Bagi Perkembangan Anak Usia Dini. Al-Abyadh, 7(2), 72–78.
  3. Bangsawan, I. (2023). Persepsi Anak-Anak Tentang Peran Gender Dalam Keluarga. Harakat An-Nisa: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 8(1), 43–52.
  4. Causer, L. M., Ward, J., Smith, K., Saha, A., Andrewartha, K., Wand, H., Hengel, B., Badman, S. G., Tangey, A., & Matthews, S. (2024). Clinical effectiveness and analytical quality of a national point-of-care testing network for sexually transmitted infections integrated into rural and remote primary care clinics in Australia, 2016–2022: an observational program evaluation. The Lancet Regional Health–Western Pacific, 48.
  5. Desyanty, E. S., Pusposari, D., Aisyah, E. N., Zahra, T. F., & Hikmah, R. K. A. (2021a). Peran Gender: Analisis Peran Keluarga Dalam Pengenalan Peran Gender Pada Anak Disabilitas. Bayfa Cendekia Indonesia.
  6. Desyanty, E. S., Pusposari, D., Aisyah, E. N., Zahra, T. F., & Hikmah, R. K. A. (2021b). Peran Gender: Analisis Peran Keluarga Dalam Pengenalan Peran Gender Pada Anak Disabilitas. Bayfa Cendekia Indonesia.
  7. ERIKA, N. I. A., Kurniawan, K., & Kumara Dewi, J. (2025). Analisis Penggunaan Media Flash Card Pada Keterampilan Menulis Narasi Siswa Kelas V Sdn 06 Ujan Mas. Institut Agama Islam Negeri Curup.
  8. Fatimah, D., Marmawi, R., & Linarsih, A. (n.d.). Penerapan Metode Bercakap-Cakap Dalam Mengembangkan Kemampuan Bahasa Lisan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 12(2), 409–419.
  9. Hasanah, U. (2019). Peran pendidik dalam pembelajaran berbasis gender pada anak usia dini di Kober Tunas Bangsa. Tarbawy: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 43–49.
  10. Hurlock, E. B. (1978). Child psychology. Tokyo: McGraw-Hill Publishing Company, Ltd.
  11. Indriani, D., Akmal, M., Amrulloh, R., & Sanusi, M. I. (2025). Transformasi Pedagogik sebagai Alat untuk Menghilangkan Stereotip Gender di Lembaga Pendidikan. Equalita: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 6(1), 129–139.
  12. Jannah, M., Zubaidah, Z., & Zaidah, R. (2025). The Utilization of Visual Media to Enhance Children’s Psychomotor Skills in Islamic Education Learning. Jurnal Hawa: Studi Pengarus Utamaan Gender Dan Anak, 7(1), 49–55.
  13. Jatiningsih, O. (2024). Gender & Pendidikan. Deepublish.
  14. Khofifah, E. N., & Mufarochah, S. (2022). Penanaman Nilai-Nilai Karakter Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan Dan Keteladanan. AT-THUFULY: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 60–65.
  15. Manalu, Y., Simatupang, R. H. R., & Silaen, C. F. B. R. (2024). Kesetaraan Gender Dalam Bingkai Kebinekaan Indonesia. Journal Of Law And Social Society, 1(1), 27–40.
  16. Manga, D., & Rusliana, F. (2024). Penerapan Media Gambar Flashcard untuk Mengenalkan Nilai-Nilai Agama dan Moral bagi Anak Usia Dini. ECEJ: Early Childhood Education Journal, 2(1), 7–13.
  17. Maulani, G., Novianti, W., Marli’ah, S., Nur, M., Missouri, R., Romadhon, K., Listyorin, N. T., Usnur, U. H., Siregar, R. W., & Hadikusumo, R. A. (2024). Strategi Pembelajaran Anak Usia Dini. Sada Kurnia Pustaka.
  18. Meece, J. L., & Eccles, J. S. (n.d.). Handbook of Research on Schools, Schooling, and Human Development.
  19. Nafisah, S., Yuntina, L., & Suhardjo, S. (2025). Pendidikan Pengenalan Gender pada Anak Usia Dini dengan Metode Bermain Peran di RA Al Mustaqbal. Jurnal Ilmiah Literasi Indonesia, 1(2), 467–475.
  20. Permata, V. H. P. (2022). Aplikasi Metode Bermain Peran Dalam Pengembangan Perilaku Sosial Anak di RA Al-Azhar Metro Timur. Institut Agama Islam Negeri Metro.
  21. Rahmat, N. H. (2018). Educational psychology: A tool for language research. PEOPLE: International Journal of Social Sciences, 4(2), 655–668.
  22. Santrock, J. W. (2024). Educational psychology.
  23. Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
  24. Tandayu, D., & Syukri, M. (2015). Pengenalan peran gender dalam pembelajaran pada anak usia 5-6 tahun di TK. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 4(5).
  25. ULANI, R. R., Novita, N., & ALIMNI, A. (2024). Strategi Pembelajaran Anak Usia Dini Di Tk Tunas Bangsa Kota Bengkulu. Qalam: Jurnal Pendidikan Islam, 5(01), 20–25.
  26. Ummah, I. (2025). The Role of Family in Shaping Children’s Gender Identity. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(1), 33–43.
  27. Wahyuni, D., Jubaidah, A., Anitasari, D., Jarwanti, J., Giyatmi, G., Rahayu, M., Sulistyaningsih, S., & Katoningsih, S. (2024). Introduction to gender in early childhood assisted by flash card media. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 15(1), 7–18.
  28. Wahyuni, S., Irianto, G., Sukoharsono, E. G., & Andayani, W. (2024). Board Gender Diversity and Sustainability Reporting To Preserve the Natural Environment: Past, Present, and Future Research. Journal of Sustainability Science and Management, 19(7), 95–119.
  29. Withasari, Y. (2023). Pengenalan Peran Gender Pada Anak Usia 4-6 Tahun di PAUD Al-Kindi Preschool Pangkalpinang. Jurnal Sustainable, 6(2), 493–499.
  30. Woolfolk, A. (2025). Philip Rieff’s Fellow Teachers: The Death of Culture Then and Now. Salmagundi, 226/227, 140–231.
  31. Woolfolk, R. L., & Allen, L. A. (2007). Treating somatization: A cognitive-behavioral approach. Guilford Press.