Implementasi Bermain Konstruktif Sebagai Strategi Guru Dalam Menumbuhkan Kemandirian Anak Usia Dini

Abstract

Kemandirian merupakan aspek perkembangan fundamental yang perlu ditanamkan sejak usia dini karena berpengaruh terhadap kemampuan anak dalam mengurus diri sendiri, mengambil keputusan sederhana, serta bertanggung jawab atas aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi bermain konstruktif sebagai strategi guru dalam menumbuhkan kemandirian anak usia dini di PAUD Kutilang Kecamatan Curug, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga orang guru dan lima belas anak didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengimplementasikan bermain konstruktif melalui tahap perencanaan berbasis RPPH, pelaksanaan dengan pendampingan fasilitatif, dan evaluasi reflektif yang berfokus pada proses. Aktivitas bermain seperti menyusun balok, membuat bentuk dari plastisin, dan menyusun puzzle terbukti mampu menstimulasi kemandirian anak dari aspek pengambilan keputusan, tanggung jawab, dan inisiatif. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana permainan, perbedaan tingkat kemandirian anak, dan ketergantungan sebagian anak terhadap guru. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa bermain konstruktif merupakan strategi efektif untuk menumbuhkan kemandirian anak usia dini, asalkan didukung oleh sarana prasarana yang memadai serta peran guru yang konsisten sebagai fasilitator.

Keywords
  • Bermain konstruktif
  • Strategi guru
  • Kemandirian
  • Anak usia dini
How to Cite
Yuliah, E., Risna, I., & Surya, H. (2025). Implementasi Bermain Konstruktif Sebagai Strategi Guru Dalam Menumbuhkan Kemandirian Anak Usia Dini. Southeast Asian Journal of Technology and Science, 6(2), 14–20. https://doi.org/10.29210/810636000
References
  1. Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher).
  2. Ardiana, R. (2022). Pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk dalam pendidikan anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 1–12.
  3. Astriya, B. R. I., & Kuntoro, S. A. (2015). Pengembangan kreativitas dan minat belajar anak usia 3-4 tahun melalui permainan konstruktif. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 131–144.
  4. Blegur, J. (2020). Soft skills untuk prestasi belajar: Disiplin percaya diri konsep diri akademik penetapan tujuan tanggung jawab komitmen kontrol diri. Scopindo Media Pustaka.
  5. Bodrova, E., & Leong, D. (2024). Tools of the mind: The Vygotskian approach to early childhood education. Routledge.
  6. Chairilsyah, D. (2019). Analisis kemandirian anak usia dini. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(01), 88–98.
  7. Darwiyanti, A., Dumiyati, D., Herlina, H., & Suyuti, S. (2022). Manajemen pendidikan (Issue November).
  8. Dinnie Miatri Parindrasuri, Fatkul Anam, E. F. (2024). Journal of Education and Pedagogy. Peningkatan Motivasi Belajar Bahasa Indonesia Materi Penggunaan Kata Tanya Melalui Media Poster Interaktif Pada Peserta Didik Kelas II SDN Pakis V Surabaya, 1(2013), 39–45.
  9. Erviana, Y., Kasanah, U., Sari, N., Munawir, A. N. E. R., Mahendra, Y., Munawaroh, S., Maulidia, L. N., Fajrinur, F., Mulyawan, G., & Mulyani, N. S. R. D. (2024). Perkembangan anak usia dini: Kunci untuk orang tua dan pendidik. Penerbit Mifandi Mandiri Digital, 1(01).
  10. Ginting, M. B. (2018). Membangun pengetahuan anak usia dini melalui permainan konstruktif berdasarkan perspektif teori Piaget. Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini, 1(02).
  11. Hakim, A. R. (2023). Konsep landasan dasar pendidikan karakter di Indonesia. Journal on Education, 6(1), 2361–2373.
  12. Halisah, F. N., & Muthohar, S. (2024). Mengembangkan Kreativitas Anak Melalui Permainan Konstruktif. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 839–849.
  13. Handayani, R., Surya, E. P. A., & Syahti, M. N. (2024). Kemandirian Anak Dalam Memasuki Usia Sekolah Dasar: Pentingnya Pembentukan Karakter Sejak Dini. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Konseling, 2(2), 352–356.
  14. Islami, C. C., Gustiana, E., & Haerudin, D. A. (2023). Upaya menumbuhkan rasa percaya diri anak usia dini dengan pemberian apresiasi. Jambura Early Childhood Education Journal, 5(1), 162–171.
  15. Jarkasih, S., Zulfitria, Z., Efendi, Y., & Nurbojatmiko, N. (2024). Peran Bermain Media Konstruktif dalam Meningkatkan Kreativitas Belajar Siswa. SEMNASFIP.
  16. Juzvini, A., Habibi, M., Sriwarthini, N. L. P. N., & Buahana, B. N. (2024). PENGARUH PEMBERIAN REWARD TERHADAP PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI PEMBINA PEMENANG TAHUN AJARAN 2023/2024. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 345–356.
  17. Kalsum, U., Astawa, I. M. S., Rachmayani, I., & Astini, B. N. (2021). Pengaruh Bermain Konstruktif dengan Media Clay Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di Desa Maria Utara Kecamatan Wawo Kabupaten Bima. Indonesian Journal of Elementary and Childhood Education, 2(3), 300–307.
  18. Kristiana, D. (2024). Penerapan Pembelajaran Practical Life Dalam Menstimulasi Kemandirian Anak di Pocenter. INDOPEDIA (Jurnal Inovasi Pembelajaran Dan Pendidikan), 2(1), 38–45.
  19. Masnipal, M. (2016). Model Pengembangan Kreativitas melalui Permainan Konstruktif dalam Proses Pendidikan Anak Usia Dini. Ta Dib Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 39–48.
  20. Moleong, L. J., & Surjaman, T. (2014). Metodologi penelitian kualitatif.
  21. Ningrum, P. S., Pangaribuan, T., & Utami, W. S. (2024). Practical Life: Kegiatan untuk melatih kemandirian anak usia dini. Kumara Cendekia, 12(2), 149–157.
  22. Sa’Diyah, R. (2017). Pentingnya melatih kemandirian anak. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 16(1), 31–46.
  23. Salamah, M., Amelia, S., Nazah, N. I., & Halimah, M. (2025). Peranan Metode Pemberian Tugas Terhadap Sikap Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun. Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia, 6(1), 24–33.
  24. Sari, S. A., & Fauziyah, P. Y. (2022). Pengaruh permainan konstruktif dan percobaan sains terhadap kreativitas anak usia 5-6 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2453–2461.
  25. Sinaga, R. (2018). Pendidikan Karakter pada Anak Usia Dini. Societas Dei: Jurnal Agama Dan Masyarakat, 5(2), 180.
  26. Siregar, S. K. (2023). Pengaruh bermain balok terhadap perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun di RA Darul Ulum Kota Padangsidimpuan. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
  27. Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
  28. Sugiyono, S. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Procrastination And Task Avoidance: Theory, Research and Treatment. New York: Plenum Press, Yudistira P, Chandra.
  29. Surtini, T., Pertiwi, N. S., Saadah, S., & Hilman, C. (2025). Strategi guru dalam mengembangkan kemandirian anak melalui metode Montessori di TK Islam Al-Fitriyah. Jurnal Bersama Ilmu Pendidikan (DIDIK), 1(1), 59–64.
  30. Wahyuni, W., & Al Rasyid, H. (2022). Pengaruh pembiasaan, kecerdasan emosional dan dukungan orang tua terhadap kemandirian anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3034–3049.