Upaya Meningkatkan Kecerasan Logika Matematika Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Permainan Congklak
-
Published: January 24, 2026
-
Page: 81-86
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan logis-matematis anak usia 5–6 tahun melalui permainan tradisional congklak. Penelitian dilaksanakan di KOBER Tajkiah, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, dengan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 10 anak kelompok B, yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan guru kelas, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan congklak secara efektif meningkatkan beberapa indikator kecerdasan logis-matematis, seperti kemampuan berhitung, mengenal pola dan urutan, penalaran logis, kemampuan memecahkan masalah, dan membuat prediksi. Selama proses pembelajaran, anak terlihat lebih aktif, antusias, dan terlibat. Guru menyatakan bahwa penggunaan congklak sebagai media belajar membantu anak memahami konsep matematika secara konkret dan menyenangkan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor yang signifikan, yaitu dari rentang 1–10 pada pra perlakuan menjadi 9–14 pada pasca perlakuan. Dengan demikian, congklak dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk menstimulasi kecerdasan logis-matematis anak usia dini serta dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang edukatif dan relevan secara budaya.
- Kecerdasan logis-matematis
- Permainan congklak
- Anak usia dini
- Pembelajaran berbasis permainan
- Permainan tradisional

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Aini, L., Khadijah, K., & Nasution, Z. (2024). Penerapan Permainan Tradisional (Congklak) dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitifanak Usia 5-6 Tahun di TK Al-Ikhlas TembungKecamatan Percut Sei Tuan. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(4), 306–316.
- Anak, K. L. M. (2024). Permainan Tradisional Congklak terhadap Pengembangan Kecerdasan Logis Matematis Anak. Journal of Telenursing (JOTING), 6(1), 410–419.
- Armstrong, T. (2009). Multiple intelligences in the classroom. Ascd.
- Berk, L. E., & Winsler, A. (1995). Scaffolding Children’s Learning: Vygotsky and Early Childhood Education. NAEYC Research into Practice Series. Volume 7. ERIC.
- Bodrova, E., & Leong, D. (2024). Tools of the mind: The Vygotskian approach to early childhood education. Routledge.
- Cici, S., & Primasatya, N. (2024). Analisis Kebutuhan Media Congklak Ekspresif Berbasis Etnomatematika Untuk Menumbuhkan Numerasi Siswa Kelas. Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan Dan Pembelajaran), 7, 1113–1119.
- Copple, C., & Bredekamp, S. (2009). Developmentally appropriate practice in early childhood programs serving children from birth through age 8. ERIC.
- Couse, L. J., & Recchia, S. (2016). Handbook of early childhood teacher education. Routledge New York.
- Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2016). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage publications.
- Fazrina, F., Fathoni, I. M., Maspupah, M., & Jaya, I. (2024). Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Majemuk Dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Anak Bangsa, 3(2), 219–234.
- Gardner, H. (2011). Frames of mind: The theory of multiple intelligences. Basic books.
- Halisah, F. N., & Muthohar, S. (2024). Mengembangkan Kreativitas Anak Melalui Permainan Konstruktif. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 839–849.
- Kiyugan, S. J., & Accad, M. (2025). Multiple Intelligences, Teaching Styles, and Triarchic Intelligence of the Grade 6 Learners. Aloysian Interdisciplinary Journal of Social Sciences, Education, and Allied Fields, 1(5), 705–714.
- Lily, N. M., Khotimah, N., & Maarang, M. (2023). Efektivitas permainan tradisonal congklak terhadap kemampuan berhitung anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 296–308.
- Mawadah, E., Al Anwari, A. M., Kisno, K., & Sari, A. H. (2022). Upaya Mengembangkan Kemampuan Berhitung Melalui Permainan Tradisional Congklak Pada Anak Usia Dini Di Tk Raden Intan Gunung Pelindung. IJIGAEd: Indonesian Journal of Islamic Golden Age Education, 3(1), 13–23.
- Mckoy, S. P. (2020). The perspectives of early childhood college faculty on the role of play. Walden University.
- Miles, H., & Huberman, A. M. (2020). Saldana.(2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. New York: Sage Publications, Inc.
- Piaget, J., & Inhelder, B. (2008). The psychology of the child. Basic books.
- Putri, R. D. (n.d.). Kecerdasan Majemuk.
- Qiptiyah, T. M. (2024). Teori Perkembangan Kognitif Anak (Vygotsky). Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 204–220.
- Santrock, J. (2021). Child Development 15th Edition It All Starts with You. McGraw-Hill.
- Santrock, J. W. (2024). Educational psychology.
- Sintia, S. (2024). Pengembangan kecerdasan logika Matematika pada anak usia 4-5 tahun melalui permainan tradisional congklak di PAUD Bougenville Desa Kapuk. Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik.
- Siregar, L. N. (2023). Implementasi Metode Pembelajaran Berbasis Permainan Tradisional Kayu Malele Untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar Melempardi TK Bahtera Harapan Papua, Mimika Papua. Strategi IKM &, 178.
- Sit, M., & Rakhmawati, F. (2022). Integrasi permainan tradisional dalam pendidikan STEAM untuk anak usia dini. Merdeka Kreasi Group.
- Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
- Sujiono, D. Y. N., & Pd, M. (2019). Konsep dasar pendidikan anak usia dini.
- Susanto, A. (2021). Pendidikan anak usia dini: Konsep dan teori. Bumi Aksara.
- Ulansari, E., Halida, H., & Lukmanulhakim, L. (2025). Peningkatan Kemampuan Berhitung Permulaan Melalui Permainan Congklak Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK PAUD Terpadu Pontianak. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK), 14(9), 1480–1489.
- Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes (Vol. 86). Harvard university press.
- Wahid, A., & Samta, S. R. (2022). Permainan tradisional dakon sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kecerdasan matematika anak usia dini. Sentra Cendekia, 3(2), 61–68.
- Wahyuni, A. (2024). Media pembelajaran berbasis kebudayaan lokal pada pembelajaran anak usia dini. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 743–753.
- Yin, R. K. (2018). Case study research and applications (Vol. 6). Sage Thousand Oaks, CA.