Pengaruh Media Flash Card Dalam Meningkatkan Kosakata Jawa Serang (Bebasan) Pada Anak

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh penggunaan media flash card bergambar terhadap pemahaman kosakata bebasan Jawa Serang pada anak usia 5-6 tahun, khususnya pada aspek penggunaan kontekstual, bukan sekadar pengenalan bentuk ungkapan. Desain yang digunakan adalah quasi-experiment nonequivalent control group dengan 20 anak (eksperimen=10; kontrol=10). Perlakuan berlangsung selama 8 sesi pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji-t independen dan ukuran efek (Cohen’s d). Hasil menunjukkan perbedaan rerata posttest antara kelompok eksperimen (M=8,5) dan kontrol (M=7,3) signifikan (t=5,19; p<0,05) dengan ukuran efek sangat besar (d=2,32), yang mengindikasikan pengaruh praktis kuat pada performa penggunaan kosakata. Observasi menunjukkan peningkatan terutama pada kemampuan mengaitkan bebasan dengan situasi penggunaan. Temuan ini menunjukkan bahwa media visual berfungsi sebagai mediator pemetaan makna simbolik, bukan hanya alat bantu hafalan. Namun interpretasi kausal harus berhati-hati karena ukuran sampel kecil, tidak ada randomisasi penuh, serta kemungkinan efek guru dan kebaruan media. Studi ini berkontribusi pada pembelajaran bahasa daerah dengan menunjukkan bahwa efektivitas media bergantung pada dukungan representasi konteks, bukan hanya penyajian kata.

Keywords
  • Flash card
  • Kosakata bebasan
  • Bahasa Jawa Serang
  • Anak usia dini
  • Media pembelajaran
How to Cite
Jumaiah, A., Rini, R. Y., & Sari, N. (2024). Pengaruh Media Flash Card Dalam Meningkatkan Kosakata Jawa Serang (Bebasan) Pada Anak. Southeast Asian Journal of Technology and Science, 5(2), 68–72. https://doi.org/10.29210/810669800
References
  1. Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Pra ktik. Rineka Cipta.
  2. Ary, D., Jacobs, L. C., & Razavieh, A. (1972). Introduction to research in education.
  3. Azkia, W. N. (2021). Nyanyian Permainan Sunda Dalam Peningkatan Kemampuan Kosa Kata Bahasa Sunda Anak Usia Dini: Penelitian Tindakan di TK Hikmat Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis. Universitas Pendidikan Indonesia.
  4. Biemiller, A. (2004). Teaching vocabulary in the primary grades: Vocabulary instruction needed. Vocabulary Instruction: Research to Practice, 3(1), 28-40.
  5. Etikan, I., Musa, S. A., & Alkassim, R. S. (2016). Comparison of convenience sampling and purposive sampling. American Journal of Theoretical and Applied Statistics, 5(1), 1-4.
  6. Fraenkel, J. R., & Wallen, N. E. (1990). How to design and evaluate research in education. ERIC.
  7. Maxwell, J. A. (2022). Interactive approaches to qualitative research design. The Sage Handbook of Qualitative Research Design, 41-54.
  8. McLeod, S. (2018). Erik Erikson’s stages of psychosocial development. [Online] Available: https://www. simplypsychology. org. Erik-Erikson. Html [Accessed: 16/10/2020].
  9. Mertler, C. A. (2024). Introduction to educational research. Sage publications.
  10. Mulyasa, H. E. (2022). Manajemen pendidikan karakter. Bumi Aksara.
  11. Munawaroh, H., Fauziddin, M., Haryanto, S., Widiyani, A. E. Y., Nuri, S., El-Syam, R. S., & Hidayati, S. W. (2022). Pembelajaran bahasa daerah melalui multimedia interaktif pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4057-4066.
  12. Nurjanah, N., Sudaryat, Y., & Kuswari, U. (2023). ATP, Modul Ajar, dan Evaluasi Kurikulum Merdeka Bahasa Sunda. Goresan Pena.
  13. Nuryanah, A. I. (2022). Pengembangan Media Flashcard Dalam Meningkatkan Pengenalan Budaya Daerah Jawa Tengah Di RA At-Tanwir Demak. Jakarta: FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
  14. Pitriani, H., Faslah, D., & Masitoh, I. (2023). Implementasi Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget Pada Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Al-Muttaqin, 9(1), 33-38.
  15. Qiptiyah, T. M. (2024). Teori Perkembangan Kognitif Anak (Vygotsky). Childhood Education: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 204-220.
  16. Rapingah, N. S., Sugiarto, M., Pt, S., Haryanto, T., Nurmalasari, N., & Gaffar, M. I. (2022). Buku ajar metode penelitian. Feniks Muda Sejahtera.
  17. Riadoh, R., & Larasati, L. (2024). Penggunaan Media Flash Card dalam Pengembangan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 2(4), 167-180.
  18. Riwi, T., Zuama, S. N., & Agusniatih, A. (2025). Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pengenalan Budaya Behoa di TK Darmawanita Desa Doda. Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 800–810.
  19. Simanjuntak, I. J., Sagala, M. Y. S., & Hutagalung, M. E. (2025). Karakteristik Perkembangan Kognitif, Sosial dan Moral Masa Anak. Sabar: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Dan Katolik, 2(1), 50-59.
  20. Sofyan, H. (2020). Full Disertasi.
  21. Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
  22. Sugiyono, S. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Procrastination and Task Avoidance: Theory, Research and Treatment. New York: Plenum Press, Yudistira P, Chandra.
  23. Sujiono, D. Y. N., & Pd, M. (2019). Konsep dasar pendidikan anak usia dini.
  24. Susanti, M. R., Fadhila, K. H., & Khoiri, A. (2025). Upaya Guru Dalam Pemanfaatan Makanan Tradisional Sebagai Sumber Belajar Berbasis Kearifan Lokal. Journal of Islamic Education for Early Childhood, 7(1), 36–50.
  25. Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes (Vol. 86). Harvard university press.
  26. Zahrianis, A., Saragih, N. R. A., & Andini, R. T. (2024). Peran interaksi sosial dalam pengembangan bahasa anak usia dini di TK Al Istiqomah. Jurnal Kewarganegaraan, 8 (1), 88-92.