Self Regulated Learning Siswa Dilihat dari Hasil Belajar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) self regulated learning siswa yang memiliki hasil belajar tinggi, (2) self regulated learning siswa yang memiliki hasil belajar rendah, (3) mengidentifikasi apakah terdapat perbedaan self regulated learning siswa yang memiliki hasil belajar tinggi dan rendah. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif komparatif dengan jumlah sampel 114 orang yang terdiri dari 57 orang siswa yang memiliki hasil belajar tinggi dan 57 orang siswa yang memiliki hasil belajar rendah. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dan simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Skala Pengukuran Self Regulated Learning (SPSRL). Temuan penelitian mengungkapkan bahwa: (1) self regulated learning siswa yang memiliki hasil belajar tinggi secara umum berada pada kategori baik dengan persentase 75,4%, (2) self regulated learning siswa yang memiliki hasil belajar rendah secara umum berada pada kategori baik dengan persentase 71,9%, (3) terdapat perbedaan yang signifikan self regulated learning siswa yang memiliki hasil belajar tinggi dan siswa yang memiliki hasil belajar rendah.

Keywords
  • Self Regulated Learning
  • Hasil Belajar
References
  1. Dalyono. 2010. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta
  2. Alfina, I. 2014. “Hubungan Self Regulated Learning dengan Prokratinasi Akademik Pada Siswa Akselerasi (SMA N 1 Samarinda)”. E-jurnal Psikologi. 2(2), 227-237
  3. Mukhid, A. 2008. Strategi Self-Regulated Learning (Perspektif Teoritik). Tadris. 3 (2), 222-239
  4. Marantika, M. 2015. “Self Regulated Learning Siswa SMA dan Implikasinya terhadap Layanan Bimbingan dan Konseling”. Skripsi tidak diterbitkan. Padang: Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang
  5. Latipah, E. 2010. “Strategi Self Regulated Learning dan Prestasi Belajar: Kajian Meta Analisis”. Jurnal Psikologi. 37(1), 110-129
  6. Susanto, H. 2006. “Mengembangkan Kemampuan Self Regulation Untuk Meningkatkan Keberhasilan Akademik Siswa”. Jurnal Pendidikan Penabur. 7(V), 64-71
  7. Santrock, J.W. 2008. Psikologi Pendidikan. Edisi pertama. Diterjemahkan oleh Tri Wibowo B.S. Jakarta: Kencana
  8. Santrock, J.W. 2010. Psikologi Pendidikan. Edisi kedua. Diterjemahkan oleh Tri Wibowo B.S. Jakarta: Kencana
  9. Sardiman. 2008. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press
  10. Slavin, R. E. 2011. Psikologi Pendidikan: Teori dan Praktik. Edisi Kesembilan. Jilid 2. Diterjemahkan oleh Marianto Samosir. Jakarta: Indeks
  11. Zimmerman, B.J. 1990. “Self Regulated Learning and Academic Achievement: An Overview”. Educational Psychologist. 25(1), 3-17