Penggunaan mobile learning notewise dalam pembelajaran komputer musik dengan technology acceptance model berbasis sosial budaya

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan melibatkan 60 mahasiswa pendidikan musik yang telah menggunakan aplikasi mobile learning NoteWise. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis jalur berbasis regresi untuk menguji hubungan antara perceived ease of use, perceived usefulness, behavioral intention, dan actual use. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived ease of use berpengaruh signifikan terhadap perceived usefulness (β = 0,62; p < 0,05), sementara perceived usefulness secara signifikan memprediksi behavioral intention (β = 0,58; p < 0,05), yang selanjutnya mempengaruhi actual use (β = 0,54; p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa perceived usefulness memiliki peran dominan dalam menjelaskan adopsi teknologi pada pembelajaran berbasis praktik. Selain itu, faktor sosial budaya diidentifikasi sebagai elemen kontekstual yang dapat memperkuat proses adopsi, meskipun tidak diuji secara langsung sebagai variabel laten dalam model. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dengan menunjukkan bahwa TAM perlu diinterpretasikan secara kontekstual dalam lingkungan pembelajaran yang spesifik. Secara praktis, temuan ini mengindikasikan bahwa desain mobile learning perlu menekankan pada nilai fungsional serta kesesuaian dengan praktik belajar mahasiswa untuk mendukung adopsi yang berkelanjutan.