Efektivitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan disiplin belajar peserta didik

  • December 1, 2022
  • Abstract Views: 0
  • Downloads: 0
  • Page: 303-309
Corresponding Author

Abstract

This study aims to develop a service effectiveness model to improve student learning discipline through group guidance. This research is a quantitative research with a quasi-experimental research method. The quasi-experimental design used is Time series. This research design uses only one group with a total of 10 students with using random sampling technique. The results of research on the effectiveness of group guidance services in improving student learning discipline at SMP N 30 Padang. The data obtained in this research process is the result of the pretest and posttest related to the learning discipline of students, so that the data can be described clearly. The process of analyzing pretest and posttest data using the Wilcoxon'n test. Before being given the group guidance treatment, the average student learning discipline was 77.9% and was dominated by students who were in the low category, the results were obtained from the pretest. Furthermore, based on the results of the posttest and after being given treatment with group guidance services, the average student learning discipline increased to 101%. It can be concluded that the learning discipline of students is increasing and is in the high category.

Full Text:

References

Ardi, N. S. (2014). Panduan Sukses Komunikasi Belajar-Mengajar. Jogjakarta: DIVA Press.

Arikunto, S. (2014). Prosedur peneltian: suatu pendekatan praktik. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Asmani, J. M. (2010). Menjadi guru inspiratif, kreatif, dan inovatif. Jogjakarta: DIVA Press.

Aulina, C. N. (2013). Penanaman Disiplin Pada Anak Usia Dini. PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan, 2(1), 36–49. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v2i1.45.

Aqib, Z. (2011). Pendidikan Karakter Membangun Perilaku Positif Anak Bangsa, Bandung: Yrama Widya.

Cahya, S. B. (2015). Pengaruh disiplin dan partisipasi siswa terhadap prestasi belajar melaksanakan komunikasi bisnis siswa smk di kecamatan dawarblandong dengan percaya diri sebagai variabel moderasi. Jurnal Ekonomi Pendidikan Dan Kewirausahaan, 3(1), 48–60. Https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004.

Gustiana, L., Daharnis, & Marjohan. (2020). Improving discipline analysis of high school students with guidance and counseling approaches. International Journal of Research in Counseling and Education, 04(01), 15–20. Https://doi.org/10.24036/00173za0002.

Hurlock, E. B. (2012). Perkembangan anak, terj. dr. Med Meitasari Tjandrasa. Jakarta: Erlangga.

Hartini, S. (2017). Pendidikan karakter disiplin siswa di era modern sinergi orang tua dan guru di MTs Negeri Kabupaten Klaten. Basic Of Education, 02(01), 38–59.

Hastuti, P. (2016). Pengaruh disiplin belajar terhadap kesulitan belajar ekonomi siswa kelas x sekolah berasrama di Kota Padang Panjang. JURNAL EDUCATIVE: Journal of Educational Studies, 1(2), 168–177.

Ilahi, R., Syahniar, S., & Ibrahim, I. (2013). Faktor yang mempengaruhi pelanggaran disiplin siswa dan implikasinya terhadap layanan bimbingan & konseling. Konselor, 2(2), 20–25. https://doi.org/10.24036/02013221722-0-00.

Liana, A. (2019). Upaya meningkatkan kedisiplinan siswa dalam menaati tata tertib melalui layanan penguasaan konten dengan teknik modelling pada siswa kelas VII A SMP Negeri 19 Kota Jambi Tahun Ajaran 2015/2016. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 9(1), 1–11. https://doi.org/10.33087/dikdaya.v9i1.119.

Mufidah, U. (2012). Efektivitas Pemberian reward melalui metode token ekonomi untuk meningkatkan kedisiplinan anak usia dini. Belia, 1(1), 1–5. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/belia

Moenir. (2010). Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara

Ningsih, B. M., & Widiharto, C. A. (2014). Peningkatan disiplin siswa dengan layanan informasi media film bekti. Empati, 1(1), 73–92.

Prayitno. (2004). Seri Layanan Konseling. FIP UNP.

Prayitno. (2012). Jenis Layanan dan Kegiatan Pendukung Konseling. UNP Press.

Sanderi, F., Marjohan, & Sukmawati, I. (2013). Kepatuhan siswa terhadap disiplin dan upaya guru bk dalam meningkatkannya melalui layanan informasi. Konselor, 2(1), 220–224. https://doi.org/10.24036/02013211008-0-00.

Sari, B. P., & Hadijah, H. S. (2017). Meningkatkan disiplin belajar siswa melalui manajemen kelas. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 2(2), 122. https://doi.org/10.17509/jpm.v2i2.8113.

Sofan, A. (2013). Pengembangan & model pembelajaran dalam kurikulum. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Telaumbanua, K. (2018). Efektivitas layanan konseling kelompok dalam meningkatkan kedisiplinan belajar siswa kelas XI SMA Negeri 1 Lahusa. Jurnal Education And Development, 4(1), 25.

Tohirin. (2007). Bimbingan dan Konseling di Sekolah dan Madrasah. PT Raja Grapindo Persada.

Tu’u, T. (2004). Peran Disiplin Pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Jakarta: Rineka Cipta.

Widi, E. N. N., Saraswati, P., & Dayakisni, T. (2017). Kedisiplinan siswa-siswi sma ditinjau dari perilaku shalat wajib lima waktu. Jurnal Psikologi Islam, 4(2), 135–150. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004.

Winkel, W. S. (2013). Bimbingan dan Konseling di Institusi Pendidikan. Yogyakarta: Media Abadi.

Yuliantika, S. (2017). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi disiplin belajar siswa kelas X, XI, dan XII di SMA Bhakti Yasa Singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 9(1), 35–44. https://doi.org/10.23887/jjpe.v9i1.19987'.

Yusuf, A. M. (2016). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Padang: UNP.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.