Kompetensi Bimbingan Karir Kolaboratif Konselor SMA Negeri di Kota Payakumbuh Sumatera Barat

Afdal Afdal(1),
(1) Universitas Negeri Padang  Indonesia

Corresponding Author
Copyright (c) 2019 JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia)

DOI : https://doi.org/10.29210/0288jpgi0005

Full Text:    Language : id

Abstract


Keberhasilan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kualitas kolaborasi/kerjasama yang dilakukan oleh guru BK/konselor dengan orangtua. Permasalahannya sekarang adalah pelaksanaan kolaboratif/kerjasama  dengan orang tua yang disusun dan terprogram dengan baik bukanlah menjadi bagian yang penting dalam pelaksanaan keseluruhan layanan bimbingan dan konseling oleh guru BK/konselor di sekolah. Untuk itu diperlukan pengukuran sejauh mana kompetensi bimbingan karir kolaboratif guru BK/konselor di SMA Negeri Kota Payakumbuh. Sampel dari penelitian ini adalah guru BK/konselor SMA Negeri di kota Payakumbuh yang berjumlah 19 orang yang diambil dengan metode purposive random sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan inventori kompetensi bimbingan karir kolaboratif yang dianalisis secara deskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi bimbingan karir kolaboratif guru BK/konselor SMA Negeri di Kota Payakumbuh berada dalam kategori sedang. Pembahasan dan rekomendasi penelitian di bahas lebih lanjut.


References


Afdal.(2015). Model bimbingan karir kolaboratif dalam memantapkan perencanaan karir siswa SMA.Disertasi.Tidak diterbitkan.SPs UPI Bandung.

Depdiknas. (2008). Penataan pendidikan profesional konselor dan layanan bimbingan dan konseling dalam jalur pendidikan formal. Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas.

Glow, K.M., & Sperhac, A.M. (2003).A community collaborative partnership for the Chicago public schools.The Journal of School Health,73 (10), hlm.395-398.

Gothard, B., dkk. (2001). Career guidance in context.London: Sage.

Schmidt, J.J. (2003). Counseling in schools, essential services and comprehensive programs (Fourth edition).USA: Pearson Education Inc.

Sciarra, J.J. (2003). Counseling in school, essential service and comprehensive programs.Boston: Library of Congress Cataloging.

Sharf, R. S. (2010). Applying career development theory to counseling (Fifth edition). CA USA: Brooks/Cole Cencage Learning.

Suherman, U. (2011). Manajemen bimbingan dan konseling.Bandung: Rizqi Press.

Sukardi, D. K., & Sumiati, D. M. (1990). Pedoman praktis bimbingan penyuluhan di sekolah.Jakarta: Rineka Cipta.

Surya, M. (1988).Dasar-dasar penyuluhan (konseling).Jakarta: P2LPTK Dikti Depdiknas.

Surya, M. (2012).“Bimbingan Karir Berbasis Nilai-nilai Keluarga.Makalah.Keynote Speaker dalam ”Seminar dan Lokakarya Nasional Bimbingan Karir” diselenggarakan oleh Sekolah Pasca Sarjana UPI Bandung bekerja sama dengan MGBK Kabupaten Bandung, bertempat di SMK Negeri 2 Baleendah Kabupaten Bandung, tanggal 27 Nopember 2012.

Surya, M. (2012b). menjadi guru: saripati pengalaman limapuluh tahun berkhidmat sebagai guru. Bandung: Mitra Surya.


Article Metrics

 Abstract Views : 25 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.