Peningkatan pembelajaran keterampilan berbicara melalui media gambar seri

Marjasuwati Marjasuwati(1),
(1) Sekolah Dasar Negeri 12 Air Pura  Indonesia

Corresponding Author
Copyright (c) 2021 Marjasuwati Marjasuwati

DOI : https://doi.org/10.29210/02943jpgi0005

Full Text:    Language : 

Abstract


Berdasarkan hasil penelitian diperoleh, bahwa media gambar seri dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa dengan kegiatan pembelajaran tiga tahap yaitu: (1) kegiatan awal, (2) kegiatan inti, dan (3) kegiatan akhir. Untuk mengetahui peningkatan pembelajaran keterampilan berbicara melalui media gambar seri digunakan data yang berkaitan dengan aktifitas siswa dan aktifitas guru, serta pencapaian hasil belajar siswa. Hasil penelitian siklus I berdasarkan pelaksanaan RPP adalah 76,8% dan rekapitulasi penilaian belajar siswa adalah 74%. Hasil penelitian siklus II berdasarkan pelaksanaan RPP adalah 83,9% dan rekapitulasi penilaian proses dan hasil belajar siswa adalah 83%. Dari hasil pengamatan dan rekapitulasi nilai yang diperoleh siswa,  terlihat peningkatan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran. Maka dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini adalah dengan peningkatan pembelajaran keterampilan berbicara melalui media gambar seri dapat tercapai dengan baik.

References


Abdul Majid. (2006). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Ahmad Rohani.(1997). Media Intruksional Edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Alben Ambarita. (2006). Manajemen Pembelajaran. Jakarta: Depdiknas.

Arif Sudiman. (2003). Media Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Arsyad G. Midar dan Mukti U.S. 1991. Pembinaan Kemampuan Berbicara Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Azhar Arsyad. (2006). Media Pembelajaran. Jakarta: PT.RajaGrafindo Persada.

Basuki, Wibaya. (1991). Media Pengajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan.

Dadan Djuanda, (2006). Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Komunikatif dan Menyenangkan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Direktorat Ketenagaan.

Depdiknas. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar. Jakarta: Depertemen Pendidikan Nasional.

Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah. (2005). Bahasa dan Sastra Indonesia. Jakarta : Depertemen Pendidikan Nasional.

Djago Tarigan. (1997). Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Kelas Rendah. Jakarta: Bumi Aksara.

Farida Rahim. (2007). Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Hamzah Uno. (2008). Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Harimurti Kridalaksana,. (1996). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Balai Pustaka.

Hendri Guntur Tarigan.(1998). Teknik Pengajaran Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Igak Wardhani. (2007). Penelitian Tindakan Kelas.Jakarta: Universitas Terbuka.

Keraf Gorys. (1988). Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT. Gramedia

Maidar Arsyad. (1991). Pembinaan Kemampuan Berbicara Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Mansur Muslich. (2008). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Proses Pemahaman dan Pengembangan. Jakarta: Bumi Aksara.

Martinis Yamin. (2008). Taktik Pengembangan Kemampuan Siswa. Jakarta: GP. Press

Matthe B Miles, and A. Michael Hubberman. (1992). Analisis Data Kualitatif. Terjemahan Tjetjep Rohendi Rohidi. Jakarta: Universitas Indonesia.

Mukjaiyar. (1999). Perkembangan Pikiran dan Pengajaran Bahasa. Api-Api: UNP.

Mulyasa. (2007). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Nana Sudjana dan Ahmad Riva’i. (1997). Media Pengajaran. Bandung: CV. Sinar Bandung.

Parera. Daniel Jos. (1983). Pengantar Linguistik Umum, Fonetik, dan Fonemik Seri D. Jakarta: Nusa Indah.

Ratu Badriyah, dkk. (2005). Materi dan Pembelajaran Bahas Indonesia Sekolah Dasar. Jakarta: Universitas Terbuka.

Saleh Abbas,. (2006). Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Efektif di Sekolah Dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Ketenagaan.

Subana. (1974). Strategi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Bandung: Pustaka Setia.

Sugiyono. (2007). Methode Penelitian kuantitatif, Kualitatif, dan R dan B. Bandung: PT. Alberta.

Tangah. (1981). Pengajaran Praktek Berbicara. Jakarta: PT. Gramedia.

Tjetjep Rohendi. (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia.

Usman Basyiruddin,. (2002). Media Pembelajaran. Jakarta: Delia Citra.

Wibaya Basuki,. (1991). Media Pengajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan.


Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Marjasuwati Marjasuwati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.