Strategi pembiayaan pendidikan pada perguruan tinggi keagamaan Katolik swasta untuk pemenuhan capaian kinerja

Abstract

Pembiayaan pendidikan perguruan tinggi swasta untuk pemenuhan capaian kinerja akan sulit dicapai apabila tidak didukung oleh biaya yang memadai. Pendanaan harus diupayakan perguruan tinggi dari berbagai sumber yang dapat mendukung pembiayaan penyelenggaraan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengelolaan pembiayaan pendidikan untuk memperoleh sumber dana pendidikan dan capaian kinerja Perguruan Tinggi Keagamaan Katolik Swasta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis fenomenologi. Informan ditentukan dengan metode purposive sampling. Telaah dokumen adalah teknik pengumpulan data utama yang digunakan dan hasilnya di cross-check dengan wawancara dan observasi. Informasi yang terkumpul dianalisis dalam bentuk reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembiayaan pendidikan tinggi untuk memperoleh sumber dana dilakukan dengan mengumpulkan dana pendidikan yang diperoleh dari mahasiswa/masyarakat, Yayasan, Keuskupan Agung, Kementerian Agama Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi, produk Perguruan Tinggi, Vatikan Propaganda Fide, dan lembaga lain dalam bidang penelitian dan pengabdian. Capaian kinerja Perguruan Tinggi dalam pengelolaan pembiayaan pendidikan dapat terlihat dari strategi yang dilakukan Perguruan Tinggi untuk mendapatkan berbagai sumber pembiayaan pendidikan. Strategi yang dilakukan perguruan tinggi dapat memenuhi capaian kinerja dan telah melampaui standar perolehan pembiayaan pendidikan yang ditentukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
References
  1. Abidin, A. A. (2017). Manajemen Pembiayaan Pendidikan Tinggi dalam Upaya Peningkatan Mutu (Studi Kasus pada Perguruan Tinggi Swasta Menengah di Surabaya). Jurnal Penjaminan Mutu, 3(1), Article 1. https://doi.org/10.25078/jpm.v3i1.95
  2. Amrizal, A., Bahrun, B., & Yusrizal, Y. (2021). Management of Educational Financing in Higher Education. Journal of Education Research and Evaluation, 5(4), Article 4. https://doi.org/10.23887/jere.v5i4.35434
  3. An-Nahidl, N. A. (2017). Pembiayaan Pendidikan Madrasah dan Peranan Pemerintah Daerah di Era Otonomi. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 5(2). https://doi.org/10.32729/edukasi.v5i2.184
  4. Balsera, M. R., Klees, S. J., & Archer, D. (2018). Financing Education: Why Should Tax Justice Be Part of the Solution? Compare: A Journal of Comparative and International Education, 48(1), 147–162. https://doi.org/10.1080/03057925.2017.1394743
  5. Barus, M. I., Kahar, S., & Kudadiri, S. (2019). Pembiayaan Pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Babussalam Kutacane. Jupiis: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 11(1), 74–83. https://doi.org/10.24114/jupiis.v11i1.12311
  6. Botlhale, E. (2018). Alternative Ways of Financing Tertiary Education in Botswana. Africa Education Review, 15(4), 84–98. https://doi.org/10.1080/18146627.2017.1303333
  7. Brown, W. O. (2001). Sources of Funds and Quality Effects in Higher Education. Economics of Education Review, 20(3), 289–295. https://doi.org/10.1016/S0272-7757(00)00017-0
  8. Chaerunisyah, A. (2021). Analisis Pengelolaan Pendidikan Tinggi Swasta Di Indonesia Sebagai Entitas Corporat Non-Profit Dan Upayanya Dalam Mempertahankan Eksistensi. Abiwara: Jurnal Vokasi Administrasi Bisnis, 3(1), 15–19. https://ojs.stiami.ac.id/index.php/ABIWARA/article/view/1848/882
  9. Chu, A., & Westerheijden, D. F. (2018). Between quality and control: What can we learn from higher education quality assurance policy in the Netherlands. Quality in Higher Education, 24(3), 260–270. https://doi.org/10.1080/13538322.2018.1559513
  10. Dilla, R. F. (2020). Manajemen Keuangan Pendidikan Anak Usia Dini Perspektif Wealth Management: Studi di TK Ceria Demangan Baru Yogyakarta. MANAGERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 353–371. https://doi.org/10.14421/manageria.2019.42-09
  11. Fattah, N. (2017). Indikator Kemandirian Pembiayaan Madrasah. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 5(1). https://doi.org/10.32729/edukasi.v5i1.273
  12. Firmansyah, E. A., & Wardhana, W. (2016). Penguatan Manajemen Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Garawangi dan Desa Rancaputat Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka. JURNAL PENELITIAN, 10(2). https://doi.org/10.21043/jupe.v10i2.1673
  13. Garritzmann, J. L. (2016). The Politics of Higher Education Tuition Fees and Subsidies. In J. L. Garritzmann, The Political Economy of Higher Education Finance (pp. 1–56). Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-319-29913-6_1
  14. Hanim, Z., Julaiha, S., Roesminingsih, E., Sanda, Y., Yau, L., Pitriyani, A., Yesepa, Y., Kristianus, K., Subqi, M. A., & Fatcholis, F. (2023). Pelatihan Perencanaan Strategik Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan. RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 313–321. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v4i1.2394
  15. Joaquim, J. A., & Cerdeira, L. (2020). Financial Accessibility in Cost-Sharing Policies in Higher Education in Mozambique. International Journal of Research -GRANTHAALAYAH, 8(9), 71–86. https://doi.org/10.29121/granthaalayah.v8.i9.2020.1403
  16. Jones, R., Lande, E., Lüder, K., & Portal, M. (2013). A Comparison of Budgeting and Accounting Reforms in the National Governments of France, Germany, the UK and the US: GOVERNMENT ACCOUNTING IN FRANCE, GERMANY, UK, US. Financial Accountability & Management, 29(4), 419–441. https://doi.org/10.1111/faam.12022
  17. Kelchen, R. (2018). Do Performance-Based Funding Policies Affect Underrepresented Student Enrollment? The Journal of Higher Education, 89(5), 702–727. https://doi.org/10.1080/00221546.2018.1434282
  18. Kemendikbud. (2020). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 03 tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT).
  19. Kholmuminov, S., Kholmuminov, S., & Wright, R. E. (2019). Resource Dependence Theory Analysis of Higher Education Institutions in Uzbekistan. Higher Education, 77(1), 59–79. https://doi.org/10.1007/s10734-018-0261-2
  20. Le, T. T., Nguyen, T. L., Trinh, M. T., Nguyen, M. H., Nguyen, M. P. T., & Pham, H.-H. (2021). Adopting the Hirschman–Herfindahl Index to estimate the financial sustainability of Vietnamese public universities. Humanities and Social Sciences Communications, 8(1), 247. https://doi.org/10.1057/s41599-021-00927-2
  21. Mbato, C. L. (2022). Pendidikan Indonesia Masa Depan: Tantangan, Strategi, Dan Peran Universitas Sanata Dharma. Sanata Dharma University Press.
  22. Mhamed, A. A. S., Vossensteyn, H., & Kasa, R. (2021). Stability, Performance and Innovation Orientation of a Higher Education Funding Model in Kazakhstan. International Journal of Educational Development, 81, 102324. https://doi.org/10.1016/j.ijedudev.2020.102324
  23. Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. SAGE Publications.
  24. Murphy, R., Scott-Clayton, J., & Wyness, G. (2019). The End of Free College in England: Implications for Enrolments, Equity, and Quality. Economics of Education Review, 71, 7–22. https://doi.org/10.1016/j.econedurev.2018.11.007
  25. Nasori, N. H. (2019). Kemandirian Sekolah dalam Pengelolaan Pembiayaan di SD Muhammadiyah Wirobrajan 1 Yogyakarta. http://hdl.handle.net/11617/11189
  26. Nkrumah-Young, K. K., & Powell, P. (2011). Exploring Higher Education Financing Options. European Journal of Higher Education, 1(1), 3–21. https://doi.org/10.1080/21568235.2011.577181
  27. Nugraha, A. Y., & Wibowo, U. B. (2020). Manajemen Sistem Informasi E-Budgeting pada Sekolah Menengah Atas Negeri di Kota Yogyakarta. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 8(1), 70–80. https://doi.org/10.21831/jamp.v8i1.30596
  28. Pere, E., & Minxhozi, L. (2011). Financing Albanian higher education: Growth between the public and private sectors. European Journal of Higher Education, 1(2–3), 202–219. https://doi.org/10.1080/21568235.2011.596668
  29. Pitriyani, A., Sanda, Y., Remi, S. N., Yesepa, Y., & Mulawarman, W. G. (2022). Sistem Kompensasi dalam Menjamin Kesejahteraan Guru Honorer di Sekolah Menengah Pertama Negeri. Jurnal Basicedu, 6(3), 4004–4015. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2779
  30. Pratolo, S., Sofyani, H., & Anwar, M. (2020). Performance-based budgeting implementation in higher education institutions: Determinants and impact on quality. Cogent Business & Management, 7(1), 1786315. https://doi.org/10.1080/23311975.2020.1786315
  31. Rahmadoni, J. (2018). Isu Global Manajemen Pembiayaan Pendidikan di SD Indonesian Creative School Pekanbaru. JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, Dan Supervisi Pendidikan), 3(2), 161–169. https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/JMKSP/article/view/1855/1653
  32. Rahman, A. (2017). Efisiensi Dalam Pembiayaan Pendidikan Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan. Eklektika: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Administrasi Pendidikan, 5(2), 87–102. https://ojs.unm.ac.id/Eklektika/article/view/6552/3733
  33. Sakti, A., & Hidayat, A. (2019). Manajemen Sumber Dana dan Alokasi Pembiayaan Pada Pesantren Mahasiswa. Jurnal Perspektif, 3(2), 120. https://doi.org/10.15575/jp.v3i2.47
  34. Salman, M. D. (2022). Higher Education between funding pressures and Academic Independence in Iraq. Social Science Learning Education Journal, 7(01). http://www.sslej.in/index.php/sslej/article/view/40
  35. Sanda, Y., Pitriyani, A., & Yesepa. (2022). Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi Keagamaan Katolik. Jurnal Penjaminan Mutu, 8(1), 79–88. https://doi.org/10.25078/jpm.v8i1.765
  36. Sanda, Y., Warman, W., Pitriyani, A., & Yesepa, Y. (2022). Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi Melalui Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 10(1). https://doi.org/10.21831/jamp.v10i1.47855
  37. Stachowiak-Kudła, M., & Kudła, J. (2017). Financial Regulations and The Diversification of Funding Sources in Higher Education Institutions: Selected European Experiences. Studies in Higher Education, 42(9), 1718–1735. https://doi.org/10.1080/03075079.2015.1119109
  38. Sugiyono, P. (2017). Metode Penelitian Bisnis: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, dan R&D. CV. Alfabeta: Bandung.
  39. Suherman, J. (2021). Strategi Pembiayaan dan Manajemen Mutu Pendidikan: Studi Kualitatif pada Sekolah Tinggi Manajemen Logistik Indonesia Bandung. EKUBIS, 3(2), 155–167. http://ojs.uninus.ac.id/index.php/EKUBIS/article/view/1215
  40. Warman, W., Nurlaili, N., Lorensius, L., Sanda, Y., Sutriyanto, A., Kristianus, K., Sukur, P., Rejeki, S., Nurlaelah, N., & Fatcholis, F. (2022). Perilaku Organisasi di Bidang Pendidikan. Jejak Pustaka.
  41. Yip, P. S. F., Xiao, Y., Wong, C. L. H., & Au, T. K. F. (2020). Is There Gender Bias in Research Grant Success in Social Sciences?: Hong Kong as A Case Study. Humanities and Social Sciences Communications, 7(1), 173. https://doi.org/10.1057/s41599-020-00656-y