Resiliensi Pada Single Mother Setelah Kematian Pasangan Hidup

Indah Permata Sari(1), Ifdil Ifdil(2), Frischa Meivilona Yendi(3),
(1) Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy  Indonesia
(2) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(3) Universitas Negeri Padang  Indonesia

Corresponding Author
Copyright (c) 2019 Indah permata sari, Ifdil Ifdil, Frischa Meivilona Yendi

DOI : https://doi.org/10.23916/08411011

Full Text:    Language : en

Abstract


Peristiwa kematian pasangan hidup bisa menjadi hal yang tidak terduga bagi pasangan yang ditinggalkan. Kematian pasangan menjadi pemicu mengalami tekanan kesedihan dan emosional serta harus menerima kenyataan dengan status baru yang dimiliki yakni menjadi seorang single parent. Menjadi single parent menimbulkan banyak permasalahan baru bagi mereka yang menjalaninya, terkait masalah dalam hal ekonomi, sosial, dan urusan rumah tangga yang mana harus dikerjakan sendiri. Selain itu juga seorang single parent khususnya single mother harus mampu menjalani peran ganda sebagai ayah dan juga ibu bagi anak-anaknya. Hal ini menuntut seorang single mother memiliki kemampuan resiliensi untuk menghadapi segala persoalan. Resiliensi merupakan suatu kemampuan yang sangat dibutuhkan dalam hidup, karena kehidupan yang dijalani senantiasa diwarnai oleh ragam kondisi yang tidak dapat ditolak oleh individu baik kondisi menyenangkan ataupun sebaliknya.


Keywords


resiliensi, single mother, kematian pasangan hidup.

References


Afdilla, T. (2017). Hubungan Antara Dukungan Orang Tua Tunggal (Ibu) dengan Motivasi Belajar pada Siswa di Pondok Pesantren Mawaridussalam.

Aprilia, W. (2013). Resiliensi dan dukungan sosial pada orang tua tunggal (studi kasus pada ibu tunggal di Samarinda). E-Journal Psikologi, 1(3), 268–279.

Desmita. (2012). Psikologi Perkembangan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Dianthoni, C. K. (2018). RESILIENSI PADA REMAJA BERPRESTASI KORBAN KDRT. Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Fauziyyah, D. (2019). PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MENINGKATKAN MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMAN 1 KEBOMAS. Proceeding National Conference Psikologi UMG 2018, 1(1), 183–190.

Febriyani, S., Karimah, K. El, & Arista, N. (2012). Dinamika Komunikasi Keluarga Single Mother. Students E-Journal, 1(1).

Grotberg, E. H. (1999). Tapping Your Inner Strength. Oakland, CA: New Harbinger Publication Inc.

Holaday, M. (1997). Resilience and Severe Burns. Journal of Counseling and Development, 75.

Hoyer, W. J., & Roodin, P. (2003). Adult Development and Aging (5th ed.). New York: McGraw Hill.

Hurlock, B. E. (2011). Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.

Ifdil, & Taufik. (2012). Upaya Peningkatan dan Pengembangan Resiliensi Siswa di Sumatera Barat. Pedagogi Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, XII(2), 115–121.

Kail, & Cavanaugh. (2000). Human Development: A Life Span View. USA: Wadswoth.

Kisworowati, N. (2010). Strategi Coping Ibu Dalam Menjalani Peran Sebagai Orang Tua Tunggal. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Lestari, F. A., & Mariyati, L. I. (2016). Resiliensi ibu yang memiliki anak down syndrome di Sidoarjo. Psikologia: Jurnal Psikologi, 3(1), 141–155.

Naufaliasari, A., & Andriani, F. (2013). Resiliensi pada Wanita Dewasa Awal Pasca Kematian Pasangan. Jurnal Psikologi Industri Dan Organisasi, 2(2).

Newa, I. (2019). Hubungan Antara Self Esteem Dengan Resiliensi Pada Single Mother. Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

Novianti, D. (2018). Kontribusi Atmosfer Keluarga Terhadap Resiliensi Lansia Penderita Penyakit Degeneratif Di Kota Bekasi Utara. UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2008). Human Development. Jakarta: Prenada Media Group.

Pratama, B. E. (2014). Resiliensi di rumah tangga pada ibu sebagai orang tua tunggal. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Pratitasari, I. (2016). Studi Komparatif Mengenai Resiliensi Remaja Korban Sodomi Di Desa Jelekong Dan Di Desa Cangkuang Kulon Kabupaten Bandung.

Qaimi, A. (2003). Single Parent: Peran ganda ibu dalam mendidik anak. Bogor: Cahaya.

Ririn, N. (2018). Layanan Konseling Kelompok Dalam Meningkatkan Resiliensi Anak Korban Banjir. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Santrock, W. J. (2002). Life-span Development : Perkembangan Masa Hidup. Jakarta: Erlangga.

SETYANINGRUM, L. (2018). HUBUNGAN ANTARA RESILIENSI DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA ORANGTUA YANG MEMILIKI ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL DI SLB C DAN C1 YAKUT PURWOKERTO. UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO.

Shochib, M. (2000). Pola Asuh Orang Tua dalam Membantu Anak Mengembangkan Disiplin Diri. Jakarta: Rineka Cipta.

W.J.S. Poerwadarminta. (2009). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Zulminarni, N. (2012). Dunia Tanpa Suami: Perempuan Kepala Keluarga sebagai Realitas yang Tidak Tercatat. Jurnal Perempuan.


Article Metrics

 Abstract Views : 77 times
 PDF Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Indah permata sari, Ifdil Ifdil, Frischa Meivilona Yendi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.